Pemkab Bintan salurkan bantuan kapal perikanan untuk nelayan

Senin, 3 Agustus 2026 20:35 WIB

Image Print

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan bantuan kapal perikanan kepada nelayan di Pelabuhan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Senin (3/8/2026). ANTARA/HO-Diskominfo Bintan

Bintan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau menyalurkan bantuan 11 unit kapal perikanan kepada kelompok nelayan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

Bantuan yang disalurkan terdiri atas delapan unit kapal perikanan fiber berukuran 1 GT dan tiga unit boat pancung dengan mesin tempel 15 PK.

"Program ini merupakan bagian dari kegiatan pemberdayaan nelayan kecil untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor perikanan tangkap," kata Bupati Bintan Roby Kurniawan usai menyerahkan bantuan kepada nelayan di Pelabuhan Sei Enam, Kecamatan Bintan Timur, Senin.

Adapun kelompok nelayan penerima bantuan itu berasal dari Kecamatan Mantang dan Teluk Bintan, yaitu Kelompok Camar Laut, Mabar, Poleh, Lumba-Lumba, Pangkil Cemerlang, Pangkil Jaya, KUB Mandiri, Tebing Niur, serta Koperasi Mitra Usaha Mulia.

Roby menyebut Bintan dengan wilayah geografis 98 persen laut memiliki potensi sumber daya kelautan yang sangat besar, sehingga harus didukung dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai agar mampu meningkatkan hasil tangkapan serta mendorong peningkatan pendapatan masyarakat nelayan.

Ia turut mengingatkan seluruh penerima bantuan dapat memanfaatkan, merawat, dan menjaga aset yang diberikan dengan sebaik-baiknya supaya dapat digunakan secara optimal dalam mendukung aktivitas penangkapan ikan.

"Dinas Perikanan kita minta terus lakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi agar setiap bantuan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ucap Roby.

Ia menambahkan Pemkab Bintan akan terus hadir sebagai fasilitator dan motivator bagi masyarakat nelayan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan mereka. Tujuannya agar kesejahteraan masyarakat pesisir dapat terwujud sejalan dengan upaya pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pewarta : OGN
Editor: Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.