Pemkab Kutim kolaborasi lintas sektor penuhi energi listrik desa - ANTARA News Kalimantan Timur
Sangatta, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, berkolaborasi dengan lintas sektor guna memenuhi energi listrik desa melalui jaringan yang melintasi kawasan perkebunan, tanpa pembebasan lahan maupun ganti rugi agar pekerjaan fisik dapat segera dimulai.
"Untuk layanan listrik ke Desa Marukangan di Kecamatan Sandaran, lokasinya terpencil dengan akses harus melintasi kawasan perkebunan, maka perlu dilakukan titik temu agar warga desa bisa menikmati listrik," ujar Asisten II Setkab Kutim Noviari Noor di Sangatta, Rabu.
Untuk itu, melalui fasilitasi langsung oleh Pemkab Kutim, maka PLN, PT Bumi Mas Agro, dan Koperasi Marukangan Sejahtera sepakat membangun jalur jaringan listrik melintasi kawasan perkebunan tanpa pembebasan lahan, sehingga pekerjaan fisik dapat segera dimulai dan listrik dinikmati warga dalam waktu dekat.
Fasilitasi tersebut kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pembangunan Jaringan Listrik Desa, di Kantor Bupati Kutim pada Selasa (22/9) kemarin, hasil upaya pemda mengurai hambatan yang sebelumnya menunda pelayanan energi ke desa terjauh di Sandaran tersebut.
Ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkab Kutim dalam mempercepat pemerataan penerangan hingga ke pelosok desa, karena layanan dasar seperti listrik merupakan kebutuhan masyarakat.
Selama ini, katanya, pemkab berperan aktif menjembatani kepentingan semua pihak, sehingga tercapai kesepahaman bahwa pelayanan listrik bagi masyarakat adalah kepentingan bersama yang didahulukan di atas kepentingan lain. Hasilnya, jalur yang selama ini menjadi satu-satunya akses layak kini terbuka sepenuhnya.
Sementara Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kaltim PLN Jaenuri, menyambut langkah Pemkab Kutim tersebut sebagai kunci percepatan yang menentukan.
"Berkat fasilitasi Pemkab Kutim yang tegas dan cepat, kini kami memiliki kepastian penuh melanjutkan pekerjaan. Tim teknis sudah bersiap turun ke lapangan agar warga Marukangan segera menikmati aliran listrik yang stabil, aman, dan terjangkau," ujar Jaenuri.
PT Bumi Mas Agro dan Koperasi Marukangan Sejahtera pun menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan, sejalan dengan arahan pemda agar kemitraan berjalan lancar demi kemaslahatan warga.
kesepakatan ini bukan sekadar menyambungkan kabel ke tiang, melainkan menyambungkan harapan, karena energi yang segera mengalir dapat membuka peluang belajar anak-anak di malam hari, menggerakkan roda usaha warga, serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, dan lainnya.
Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.