Pemkab Pati petakan daerah kekeringan guna dibuatkan infrastruktur air bersih
Pemkab Pati petakan daerah kekeringan guna dibuatkan infrastruktur air bersih
Sabtu, 1 Agustus 2026 20:25 WIB
Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra. ANTARA/HO-Pemkab Pati
Pati (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Pati, Jawa Tengah, melakukan pemetaan daerah yang rutin mengalami kekeringan dan kesulitan air bersih setiap musim kemarau untuk dibuatkan infrastruktur penyediaan air bersih.
"Dari hasil pemetaan tersebut, kami juga melakukan kajian potensi sumber air di lokasi tersebut. Hasil pemetaan tersebut juga akan menjadi dasar pengusulan pembangunan infrastruktur penyediaan air bersih pada tahun anggaran 2027," kata Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra, di Pati, Sabtu.
Menurut dia, daerah rawan air bersih perlu dibuatkan tempat-tempat penampungan air, sehingga ketika musim kemarau datang, distribusi air bisa dilakukan dari lokasi terdekat dan lebih cepat menjangkau masyarakat.
Solusi jangka panjang, kata dia, jauh lebih penting untuk mengatasi kekeringan di desa-desa rawan.
"Pemerintah tidak ingin bergantung pada distribusi tangki air sebagai solusi utama. Pemerintah harus menghadirkan solusi yang mampu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan darurat setiap musim kemarau. Sebagai gantinya, disediakan sarana pendukung agar kebutuhan air bersih masyarakat dapat dipenuhi secara berkelanjutan," ujarnya.
Risma mengatakan bantuan tangki air hanya menjadi penanganan sementara ketika kekeringan terjadi.
"Kalau hanya mengandalkan bantuan tangki air, itu bukan solusi. Kita harus mencari sumber air di desa-desa yang memang setiap tahun mengalami kekeringan," ujarnya.
Selain persoalan kekeringan, Risma menyampaikan bahwa penanganan banjir masih menjadi tantangan besar di Kabupaten Pati. Beberapa wilayah mengalami penurunan muka tanah sehingga membutuhkan penanganan infrastruktur dengan biaya yang cukup besar dan memerlukan dukungan pemerintah pusat.
Terkait usulan pembangunan sudetan Sungai Juwana, kata dia, masih terus dikoordinasikan dengan pemerintah pusat. Pemkab Pati berharap proyek tersebut dapat segera direalisasikan sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi persoalan tahunan.
"Semua upaya pembangunan kami rencanakan sebaik mungkin. Kami mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar program-program ini dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi warga Kabupaten Pati," ujarnya.
Baca juga: Pemkab Pati usulkan pembuatan sudetan Sungai Juwana
Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.