Pemkot Jaktim ingatkan warga tidak terpancing emosi ikut tawuran
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) mengingatkan warga sekitar tetap menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dengan tidak terpancing emosi untuk ikut-ikutan tawuran.
"Yang lain membantu agar tidak terbawa-bawa ikut-ikutan seperti di wilayah lain. Semoga dengan koordinasi yang baik kepada seluruh jajaran di wilayah, Kota Jakarta Timur tetap aman nyaman dan kondusif," kata Wakil Walikota Jakarta Timur Kusmanto di Kantor Walikota, Senin.
Hal tersebut merespons adanya kasus tawuran antar warga di wilayah perbatasan Jakarta Timur beberapa akhir ini.
Kusmanto meminta seluruh jajaran mulai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), Satpol PP, hingga pihak kecamatan dan kelurahan untuk membantu melakukan pendekatan kepada pengurus RT dan RW dalam mengantisipasi gesekan.
"Kesbangpol Jakarta Timur harus ikut menyampaikan informasi terkait kejadian kemarin agar di wilayah perbatasan, dibantu Ormas dan Lembaga Kemasyarakatan sehingga gesekan tersebut tidak meluas ke wilayah Jakarta Timur," ujar Munjirin.
Selain itu, Kusmanto meminta jajaran untuk memanfaatkan grup WhatsApp warga dalam menyebarkan pesan perdamaian sekaligus membendung narasi provokatif.
Langkah ini dinilai krusial agar warga tidak mudah terbakar emosi oleh informasi bohong (hoaks) yang sengaja disebarluaskan.
Lebih lanjut, Kusmanto meminta jajaran Dinas Kominfo bergerak cepat mensterilkan media sosial dari penyampaian informasi yang sengaja disalahkan (disinformasi). Kominfo bertugas menyajikan fakta yang sebenarnya agar masyarakat mendapatkan informasi yang nyata dan akurat.
Selain membantu mencegah tawuran di Jakarta Timur, Kusmanto berpesan kepada seluruh ASN untuk terus bekerja dengan performa yang baik dan menjadikan kritikan sebagai motivasi meningkatkan kinerja dan profesionalisme.
"Masyarakat itu sangat membutuhkan bukti layanan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Jakarta Timur, untuk itu saya minta kepada jajaran agar meningkatkan layanan-layanan publik seperti jalan-jalan rusak agar diperbaiki, selain itu juga jembatan, lampu penerangan," jelas Kusmanto.
Lebih lanjut, Kusmanto mengingatkan seluruh ASN untuk meningkatkan layanan dasar kesehatan dan pendidikan secara optimal. Sedangkan petugas Dinas Perhubungan diminta tetap bersiaga di titik-titik rawan kemacetan pada jam sibuk pagi dan sore hari guna mengurai kepadatan lalu lintas akibat meningkatnya aktivitas warga.
Baca juga: Pemkot Jaktim bentuk FKDM jadi duta garda terdepan deteksi dini
Baca juga: Pemkot Jaktim perkuat edukasi kepedulian lingkungan saat HBKB
Baca juga: Sudin KPKP Jaktim ciptakan sekolah hijau lewat "urban farming"
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.