Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur memperkuat edukasi terkait kepedulian masyarakat terhadap lingkungan melalui kegiatan Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Jalan Pemuda, Rawamangun, Pulogadung.

"Jadi memang Car Free Day kali ini saya manfaatkan untuk sosialisasi terutama masalah pilah sampah. Setiap kecamatan itu ada stannya di sini, kemudian membolehkan bagi warganya maupun siapa pun yang telah melakukan inovasi-inovasi pemilahan sampah itu agar ditampilkan di sini," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dalam HBKB di Jalan Pemuda, Jakarta Timur, Minggu.

Dalam kegiatan yang bertema bertema Hari Anak Nasional, PT ANTAM (Persero) Tbk memberikan dukungan berupa bantuan pohon dan tong sampah anorganik. Bantuan ini menjadi bagian dari kolaborasi memperkuat upaya pengelolaan lingkungan dan mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan ruang publik.

Menurut Munjirin, persoalan lingkungan, khususnya sampah membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Selain itu, dukungan dunia usaha menjadi salah satu unsur penting memperkuat kegiatan edukasi maupun penyediaan sarana pendukung lingkungan.

"Setiap kecamatan itu ada stannya di sini, kemudian membolehkan bagi warganya maupun siapa pun yang telah melakukan inovasi-inovasi pemilahan sampah itu agar ditampilkan di sini," ucap Munjirin.

Baca juga: Pemkot Jaktim perkuat budaya pilah sampah lewat Bank Sampah Pintar Kemilau

Senior Manager Operation PT ANTAM (Persero) Tbk UBPP Logam Mulia Glen Adiyudha Geraldi mengatakan, pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan membutuhkan sinergi dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan hingga masyarakat.

"Program ini juga selaras dengan implementasi Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Masyarakat Pilah Sampah," kata Glen.

Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan berkolaborasi bersama Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Jakarta Timur, Suku Dinas Lingkungan Hidup Kota Jakarta Timur, serta Suku Dinas Pendidikan Kota Jakarta Timur.

Menurut Glen, kolaborasi tersebut diharapkan terus diperkuat untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah, meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan, dan menciptakan manfaat lingkungan yang berkelanjutan bagi Kota Jakarta Timur.

Rangkaian kegiatan yang diadakan Lomba Video tingkat SMA dan Lomba Poster tingkat SMP bertema "Pilah Sampah dan Lingkungan". Kompetisi tersebut diikuti perwakilan sekolah dari 10 kecamatan di Jakarta Timur sebagai wadah bagi generasi muda untuk menyampaikan pesan mengenai pentingnya pemilahan sampah dan pelestarian lingkungan melalui karya kreatif.

Selain itu, pihaknya menyalurkan bantuan drop box sampah pintar sebagai sarana pemilahan sampah organik bagi sekolah-sekolah di wilayah Jakarta Timur.

Baca juga: HUT Jakarta, Pemkot Jaktim perkuat gerakan pilah sampah dan biopori

Baca juga: Pemkot Jaktim ajak sekolah perkuat edukasi pilah sampah

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.