Bagikan:

JAKARTA – Pemerintah Kota Padang, Sumatera Barat, menyiapkan langkah baru untuk memperkuat pendidikan Al Quran bagi pelajar tingkat sekolah menengah pertama (SMP) dan sederajat.

Melalui Program Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz (3T), para siswa diharapkan tidak hanya mampu membaca Al Quran, tetapi juga memahami isi serta meningkatkan hafalannya.

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mengatakan program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan keagamaan bagi generasi muda.

"Program ini ditujukan khusus untuk meningkatkan kualitas bacaan, pemahaman dan hafalan Al Quran bagi generasi muda terutama pelajar tingkat SMP sederajat," kata Maigus Nasir di Kota Padang, Minggu.

Menurutnya, Program 3T merupakan bagian dari program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau. Pelaksanaannya akan diselaraskan dengan kurikulum Ta'limul Quran lil Aulad (TQA) dan Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) yang telah diterapkan di berbagai wilayah Kota Padang.

"Melalui pembelajaran tahsin tafsir dan tahfiz kita ingin anak-anak tidak berhenti setelah menamatkan Al Quran, tetapi terus membaca, memahami dan menghafal Al Quran," ujarnya.

Maigus menjelaskan, materi tahsin difokuskan pada penyempurnaan bacaan Al Quran sesuai kaidah tajwid. Sementara pembelajaran tafsir diarahkan untuk membantu peserta didik memahami kandungan surat-surat dalam Juz 30. Adapun tahfiz bertujuan membangun kebiasaan menghafal Al Quran secara berkelanjutan sehingga siswa semakin dekat dengan kitab suci.

BACA JUGA:


Program tersebut dijadwalkan mulai diterapkan secara serentak pada 16 Juli 2026. Kegiatan akan berlangsung setiap Kamis, Jumat, dan Sabtu malam di masjid maupun musala yang menjadi lokasi penyelenggaraan TQA dan MDTW di Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang berharap implementasi Program 3T dapat melahirkan generasi muda yang memiliki karakter religius, berakhlak, serta menjadikan Al Quran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

"Melalui integrasi ketiga aspek ini, Pemkot Padang berharap peserta didik tidak hanya sekadar mampu membaca, namun juga memahami kandungan Al Quran," kata dia.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+