Pemkot Palangka Raya-YBNI perkuat kolaborasi pengelolaan lingkungan
Pemkot Palangka Raya-YBNI perkuat kolaborasi pengelolaan lingkungan
Sabtu, 18 Juli 2026 15:07 WIB
Ketua YBNI, Pietra Widiadi (kanan) menyerahkan secara simbolis bibit pohon asam kepada Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di Palangka Raya, Sabtu (18/7/2026). (ANTARA/Rendhik Andika)
Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) dam Yayasan Borneo Nature Indonesia (YBNI) memperkuat kolaborasi dalam upaya meningkatkan pengelolaan lingkungan hidup dan mitigasi perubahan iklim melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan penyerahan 6.900 bibit pohon.
Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin di Palangka Raya, Sabtu mengatakan sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga konservasi menjadi langkah strategis dalam menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus mendukung pembangunan daerah yang berwawasan lingkungan.
"Kolaborasi ini memperkuat komitmen bersama dalam pelestarian hutan, rehabilitasi lahan, pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), hingga pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan," katanya.
Fairid menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan lingkungan. Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri sehingga diperlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Wakil Wali Kota Palangka Raya Achmad Zaini menambahkan kerja sama tersebut juga menjadi wujud implementasi semangat kolaborasi yang diusung pada peringatan HUT Kota Palangka Raya tahun ini. Menurut dia, keterlibatan berbagai pihak, termasuk lembaga konservasi, akan memperkuat berbagai program pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Baca juga: Pemerintah tingkatkan daya saing UMKM lewat Palangka Raya Fair
Ketua YBNI, Pietra Widiadi, mengatakan pihaknya berkomitmen terus mendukung penguatan penghijauan yang mana pada momen rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-61 Pemerintah Kota Palangka Raya dan Hari Jadi ke-68 Kota Palangka Raya pihaknya menyiapkan 6.900 bibit berbagai jenis tanaman.
Ia menjelaskan, pihaknya sebagai lembaga konservasi memiliki visi melindungi hutan hujan tropis di Kalimantan Tengah dan sekitarnya melalui pendekatan yang melibatkan masyarakat sesuai kearifan lokal, sehingga kerusakan kawasan hutan dapat ditekan.
Sementara itu, CEO Yayasan Borneo Nature Indonesia, Anton Nurcahyo menjelaskan bibit yang disiapkan terdiri atas berbagai tanaman bernilai ekologis dan ekonomis, seperti petai, matoa, jengkol, asam, serta sejumlah jenis pohon lainnya.
"Pemilihan jenis tanaman dilakukan berdasarkan ketersediaan bibit, kebutuhan masyarakat, serta kesesuaian dengan karakteristik lahan yang akan menjadi lokasi penanaman," katanya.
Anton mengatakan kolaborasi BNF dengan Pemerintah Kota Palangka Raya tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga mendukung berbagai program pengelolaan lingkungan hidup.
Dukungan tersebut mencakup penguatan kebijakan publik di bidang lingkungan, pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan melalui pengembangan early warning system bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga pendampingan pengelolaan perhutanan sosial bersama Dinas Lingkungan Hidup.
Ia mencontohkan salah satu bentuk kolaborasi tersebut dilakukan pada kawasan hutan adat di Mungku Baru. Meskipun kawasan itu secara administratif berada di Kabupaten Gunung Mas, pengelolaannya melibatkan masyarakat Kota Palangka Raya sehingga diperlukan sinergi lintas wilayah untuk memastikan kelestarian kawasan tetap terjaga.
Selain itu, BNF juga mendukung upaya Pemerintah Kota Palangka Raya dalam adaptasi terhadap perubahan iklim melalui pengembangan Desa Program Kampung Iklim (ProKlim), peningkatan kapasitas masyarakat dalam pengelolaan lingkungan, serta berbagai kegiatan konservasi berbasis masyarakat.
Melalui kolaborasi yang semakin kuat, kedua pihak berharap berbagai program pelestarian lingkungan dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat maupun keberlanjutan ekosistem di Kalimantan Tengah.
Baca juga: Pemerintah tingkatkan daya saing UMKM lewat Palangka Raya Fair
Baca juga: Relawan Damkar se-Kota Palangka Raya galakkan edukasi pencegahan kebakaran
Baca juga: DJKI sesuaikan tarif merek pastikan UMK tetap dapat keringanan
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.