Pemkot Pontianak luncurkan logo hari jadi ke-255 angkat manusia ikon utama - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Pemerintah Kota Pontianak, Kalimantan Barat meluncurkan logo hari jadi ke-255 Kota Pontianak dengan mengangkat manusia sebagai ikon utama melalui tema "Tangguh Bersahabat".
"Tangguh ini karena kita sedang menghadapi berbagai kondisi alam. Kemarau panjang menyebabkan kabut asap, kemudian air baku terintrusi air laut sehingga kadar garamnya meningkat. Karakter tangguh ini diperlukan sebagai semangat warga Kota Pontianak," ujar Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono saat peluncuran logo di Pontive Center, Senin.
Menurut Edi, kata "bersahabat" menggambarkan karakter masyarakat Pontianak yang hidup dalam keberagaman suku dan agama.
"Pontianak ini heterogen. Oleh karena itu kita ingin membangun kota yang harmonis, toleran, damai, sejuk dan nyaman," katanya.
Edi mengatakan sayembara logo tahun ini secara khusus dibuka bagi warga Pontianak sebagai upaya memberikan ruang lebih besar bagi talenta lokal.
Ia mengapresiasi keterlibatan generasi muda dalam menghasilkan identitas visual Kota Pontianak sekaligus mendorong mereka untuk terus mengembangkan kreativitas dan inovasi.
"Mudah-mudahan yang masuk finalis maupun yang terpilih bisa semakin semangat berkreativitas, bukan hanya membuat logo, tetapi juga branding-branding lainnya, bahkan sampai tingkat nasional dan internasional," ujarnya.
Edi menambahkan perkembangan Kota Pontianak harus tetap berpijak pada sejarah dan kearifan lokal. Menurut dia, modernisasi tidak seharusnya menghilangkan identitas kota yang kini berusia 255 tahun.
"Karena itu dibutuhkan ketangguhan, kebersamaan, kreativitas dan partisipasi seluruh masyarakat untuk membawa Pontianak terus maju," katanya.
Logo Hari Jadi ke-255 tersebut merupakan hasil sayembara yang diikuti 16 tim. Para peserta mengikuti tahapan pelatihan, pendampingan, hingga presentasi sebelum ditetapkan sebagai pemenang. Gusti Fakhri Aliansyah dan Tomy Anggara keluar sebagai pemenang sayembara logo tersebut.
Gusti mengatakan manusia dipilih sebagai ikon utama karena selama ini identitas Pontianak dalam logo hari jadi lebih banyak direpresentasikan melalui bangunan atau ikon fisik kota. Menurut dia, konsep manusia juga menggambarkan kemampuan masyarakat Pontianak untuk beradaptasi dan saling menguatkan dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Dari awal sampai sekarang, kita terbentuk karena adaptif dan saling menguatkan satu sama lain," ujarnya.
Ia mengatakan semangat tersebut kemudian dituangkan dalam slogan "Kite Jage Kite" yang mencerminkan kekuatan kolektif masyarakat Pontianak.
"Yang ingin saya angkat lewat logo ini adalah semangat kolektif. Kita tangguh karena kita bersama," katanya.
Pewarta: Dedi
Uploader : Admin Antarakalbar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.