Pemprov perkuat SDM tenaga perpustakaan Papua Pegunungan
Pemprov perkuat SDM tenaga perpustakaan Papua Pegunungan
Rabu, 9 September 2026 13:38 WIB
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Pegunungan Lukas W Kossay berfoto didampingi Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Papua Pegunungan, hamba Tuhan dan para peserta di sela-sela pembukaan bimbingan teknis peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan Papua Pegunungan.ANTARA/HO-Humas Pemprov Papua Pegunungan.
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan setempat memperkuat sumber daya manusia atau SDM tenaga perpustakaan wilayah tersebut.
Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua Pegunungan Lukas W Kossay dalam keterangan tertulis di Wamena, Selasa, mengatakan perpustakaan bukan hanya menyimpan dan meminjam buku namun salah satu sarana penting dalam membangun SDM yang berkualitas, meningkatkan budaya membaca, memperluas wawasan serta membuka akses masyarakat terhadap ilmu pengetahuan dan informasi.
"Papua Pegunungan sebagai provinsi yang baru dan mulai berkembang, kami membutuhkan SDM yang memiliki pengetahuan, keterampilan dan kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman. Oleh karena itu peningkatan kapasitas tenaga perpustakaan dan pustakawan merupakan bagian penting dari pembangunan SDM di daerah ini," katanya pada acara Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Tenaga Perpustakaan dan Pustakawan Papua Pegunungan.
Menurut Lukas, melalui bimbingan teknis ini diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan kompetensi, profesionalisme serta kemampuan dalam memberikan pelayanan perpustakaan yang berkualitas kepada masyarakat.
"Kami juga menyampaikan apresiasi kepada Perpustakaan Nasional RI yang telah memberikan dukungan melalui narasumber yang berbagi pengetahuan serta pengalaman kepada para tenaga perpustakaan dan pustakawan di Papua Pegunungan," ujarnya.
Pemprov Papua Pegunungan saat ini berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran, pusat informasi dan pusat kegiatan literasi masyarakat.
"Kami ingin perpustakaan hadir bukan hanya di pusat kota, tetapi juga dapat memberikan manfaat bagi masyarakat di berbagai wilayah Papua Pegunungan," katanya.
Dia berharap perpustakaan harus menjadi ruang yang terbuka, inklusif dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
"Kami berharap setelah mengikuti bimbingan teknis ini, para peserta tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan secara pribadi tetapi mampu menerapkannya di tempat kerja masing-masing serta menjadi penggerak literasi di lingkungan masyarakat," ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026