Pemprov Sumsel salurkan bantuan benih hingga mesin kapal untuk nelayan

Kamis, 27 Agustus 2026 19:25 WIB

Image Print

Gubernur Sumsel Herman Deru. (ANTARA/HO/Pemprov Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menyalurkan bantuan sarana dan prasarana kelautan dan perikanan berupa benih, pakan, hingga mesin kapal dan perahu kepada nelayan, pembudidaya ikan, serta kelompok pengolah dan pemasaran hasil perikanan.

Gubernur Sumsel Herman Deru di Palembang, Kamis, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah kepada masyarakat yang bergerak di sektor kelautan dan perikanan sekaligus menjadi stimulus untuk meningkatkan produktivitas.

Dukungan sarana produksi penting untuk membantu nelayan dan pembudidaya ikan menjalankan aktivitas usaha secara lebih efektif sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.

Sektor perikanan memiliki kontribusi penting terhadap perekonomian Sumsel. Selain menghasilkan nilai ekonomi, sektor tersebut juga berperan dalam memenuhi kebutuhan protein masyarakat.

"Nelayan adalah sebuah profesi mulia, bukan hanya memberikan sumbangsih terhadap pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan sumbangsih berupa protein," katanya.

Herman Deru menambahkan penguatan sektor kelautan dan perikanan merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk mendukung percepatan penurunan stunting.

Angka kemiskinan Sumsel kini telah berada pada level satu digit, yakni 9,50 persen. Namun, capaian tersebut menurutnya tidak boleh membuat pemerintah dan masyarakat berhenti melakukan perbaikan.

"Apakah kita puas di zona nyaman? Pasti tidak. Inilah tugas kita, saya dan Bapak Ibu sekalian, apa pun urusan teknis yang diampu tentu harus punya dorongan terhadap percepatan penurunan kemiskinan dan naiknya kesejahteraan," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumsel Aries Irwan Wahyu mengatakan bantuan tersebut menjadi bentuk konsistensi pemerintah provinsi dalam mendukung keberlangsungan usaha masyarakat kelautan dan perikanan di tengah kondisi fiskal yang semakin menantang.

"Meski hampir semua daerah diterpa isu dan tantangan kondisi fiskal yang makin sulit, Gubernur Herman Deru tetap konsisten mengalokasikan bantuan sarana dan prasarana untuk masyarakat kelautan dan perikanan agar menjadi stimulan untuk mempertahankan dan mengembangkan usahanya," katanya.

Ia menjelaskan bantuan itu mencakup benih dan pakan bagi 43 kelompok pembudidaya ikan yang tersebar di 17 kabupaten/kota.

Pemprov Sumsel menyerahkan 14 unit mesin pencetak pakan dan satu unit keramba jaring apung (KJA), 12 unit mesin 24 PK untuk kapal nelayan, serta 64 unit mesin 6,5 PK untuk perahu nelayan. Bantuan lainnya berupa 20 unit cool box dan 22 unit chest freezer untuk kelompok pengolahan dan pemasaran hasil perikanan.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi sekaligus membantu masyarakat mempertahankan dan mengembangkan usaha perikanannya.

Ia menambahkan sektor perikanan Sumsel telah mencatatkan sejumlah prestasi produksi di tingkat nasional.

Berdasarkan Portal Satu Data Kementerian Kelautan dan Perikanan, produksi ikan patin Sumsel menempati peringkat pertama nasional, ikan lele peringkat keempat, dan ikan nila peringkat kesembilan.

"Capaian ini menunjukkan bahwa sektor kelautan dan perikanan Sumsel memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah," ujar dia.

Selain meningkatkan produksi perikanan, Pemprov Sumsel juga mendorong penguatan kawasan pesisir melalui penambahan luasan mangrove sebesar 1.484,90 hektare selama periode pertama kepemimpinan Herman Deru.

Pihaknya juga telah menetapkan kawasan konservasi perairan di dua kabupaten sebagai bagian dari upaya menjaga ekosistem sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir.

"Upaya ini tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga membuka peluang menciptakan lapangan pekerjaan, menumbuhkan UMKM pesisir, dan meningkatkan hasil tangkapan nelayan," katanya.

Pewarta: Ahmad Rafli Baiduri
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026