Pemprov tempatkan perwakilan di Sentani atur kiriman bapok ke Papua Pegunungan
Pemprov tempatkan perwakilan di Sentani atur kiriman bapok ke Papua Pegunungan
Senin, 7 September 2026 10:59 WIB
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Perkebunan Papua Pegunungan Sem Kepno diwawancarai wartawan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya. ANTARA/Yudhi Efendi.
Wamena (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) melalui Dinas Pangan, Pertanian dan Perkebunan setempat menempatkan perwakilannya di Bandara Internasional Sentani guna mengatur pengiriman bahan pokok (bapok) ke wilayah tersebut.
Kepala Dinas Pangan, Pertanian, Perkebunan Papeg Sem Kepno di Wamena, Minggu mengatakan untuk mengatur pengiriman bapok ke wilayah Papua Pegunungan pihaknya menempatkan staf di Bandara Internasional Sentani.
“Tujuan kami menempatkan staf di Bandara Internasional Sentani supaya barang makanan yang dikirim dari Surabaya, Makassar atau daerah lainny di Indonesia sebelum ke Papua Pegunungan harus diperiksa lebih dulu,” katanya dalam pertemuan tingkat tinggi antar instansi.
Menurut dia, dengan adanya perwakilan petugas teknis di Bandara Internasional Sentani maka produk makanan atau bapok ke Papua Pegunungan benar-benar terjamin kualitasnya.
“Kami ingin bapok yang dikirim ke wilayah Papua Pegunungan melalui Wamena benar-benar baik dan dapat dikonsumsi oleh masyarakat,” ujarnya.
Dia menjelaskan dengan pengawasan yang terus ditingkatkan maka bapok yang dikirim ke wilayah Papua Pegunungan benar-benar selektif dan kualitasnya baik.
“Bapok yang dikirim dari luar, ketika dalam pemeriksaan kedapatan ada masalah dalam hal ini penyakit maka barang itu langsung disita, dikembalikan atau dimusnahkan,” katanya.
Dia menambahkan kepada distributor bapok basah maupun kering yang mengirim barang dari luar ke wilayah Papua Pegunungan supaya memeriksa kualitasnya terlebih dahulu.
“Kami pemerintah daerah berharap bapok basah dan kering yang dikirim ke Papua Pegunungan benar-benar baik dan sehat sehingga masyarakat dapat mengkonsumsinya tanpa terjadi apa-apa,” ujarnya.
Pewarta : Yudhi Efendi
Editor:
Hendrina Dian Kandipi
COPYRIGHT © ANTARA 2026