Penembakan di Sekolah Thailand, Fakta Baru Terungkap: Pelaku Bunuh Kakek-Nenek Sebelum Tembak 5 Guru
AKURAT.CO Penembakan terjadi di sebuah sekolah menengah atas di Thailand pada Jumat dan menewaskan sedikitnya enam orang serta melukai sejumlah lainnya. Pelaku disebut merupakan seorang siswa di sekolah tersebut.
Insiden terjadi di Debsirin Nonthaburi School, Provinsi Nonthaburi, wilayah barat laut Bangkok.
Juru bicara Kepolisian Kerajaan Thailand, Trairong Piwpan, mengonfirmasi kejadian tersebut kepada Associated Press (AP).
Keterangan mengenai jumlah korban masih berbeda antara satu pejabat dengan pejabat lainnya.
Siswa Bersembunyi Saat Terdengar Tembakan
Seorang saksi mengatakan para siswa bersembunyi di dalam sebuah ruang kelas setelah mendengar suara tembakan dari gedung lain.
Mereka kemudian menunggu di dalam ruangan hingga sejumlah polisi datang dan mengetuk pintu. Petugas selanjutnya membantu para siswa keluar dari gedung untuk menghindari lokasi penembakan.
Kejadian tersebut memicu kepanikan di lingkungan sekolah dan sekitarnya.
Data Korban Masih Berbeda
Trairong mengatakan kepada stasiun televisi Channel 3 bahwa pelaku saat itu menjalani perawatan di rumah sakit dalam kondisi serius.
Menurut keterangannya, sebanyak 15 orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk dua orang yang berada dalam kondisi kritis. Ia juga menyebut tiga guru dan tiga siswa meninggal dunia.
Namun, Menteri Kesehatan Thailand Pattana Promphat memberikan data berbeda.
Ia menyebut sebanyak 22 orang mengalami luka-luka, dengan sembilan di antaranya dalam kondisi kritis.
Tidak semua korban mengalami luka akibat tembakan. Sejumlah orang dilaporkan terluka karena terjatuh atau penyebab lainnya. Karena itu, belum dapat dipastikan berapa banyak korban yang secara langsung terkena tembakan.
Keterangan Baru: Pelaku Disebut Bunuh Kakek dan Nenek
Wakil Menteri Dalam Negeri Thailand Polapee Suwunchwee memberikan keterangan lain terkait insiden tersebut.
Menurutnya, lima guru meninggal dunia dalam serangan tersebut. Ia juga mengatakan pelaku diduga terlebih dahulu membunuh dua kakek-neneknya di rumah sebelum pergi menuju sekolah.
Pelaku kemudian disebut meninggal dunia setelah dibawa ke rumah sakit.
Perbedaan keterangan mengenai jumlah korban masih menjadi perhatian aparat dan otoritas kesehatan Thailand. Investigasi terus dilakukan untuk memastikan kronologi penembakan, identitas korban, serta motif serangan.
Polisi juga masih menyelidiki bagaimana pelaku memperoleh senjata dan bagaimana senjata tersebut dapat dibawa ke lingkungan sekolah.
Sumber: Indiatoday