Perkuat ketahanan pangan, Pemkot Jaktim panen 10 ton padi
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Timur (Jaktim) memanen padi varietas Ciherang di Kawasan Urban Farming Bali Lestari, Kampung Bali, Gang Buntu, RT 001/RW 05, Cakung.
Panen tersebut merupakan hasil dari upaya mendukung ketahanan pangan yang dilakukan melalui pertanian perkotaan atau urban farming.
"Alhamdulillah, setelah sekitar tiga bulan, kita bisa melaksanakan panen padi. Lahan padi sekitar 2,5 hektare dan diperkirakan menghasilkan sekitar 10 ton gabah," kata Wali Kota Jakarta Timur Munjirin di Jakarta, Jumat.
Selain mendukung program ketahanan pangan, menurut dia, panen tersebut sekaligus mendorong pemanfaatan lahan tidur dan pekarangan warga untuk kegiatan pertanian produktif.
Munjirin menjelaskan penanaman padi di lokasi tersebut dilakukan sekitar tiga bulan lalu bersama dengan masyarakat dan kelompok tani setempat. Lahan yang dikelola itu mencapai sekitar 2,5 hektare untuk padi dan 1 hektare untuk jagung.
Selain padi, kelompok tani juga telah memanen jagung maskot pakan ternak dengan hasil sekitar 2,5 ton.
Munjirin menilai keberhasilan panen tersebut menunjukkan lahan di wilayah perkotaan tetap dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung ketersediaan pangan masyarakat.
Baca juga: Pemkot Jaktim pilih sekolah percontohan pengembangan urban farming
Dia pun mengapresiasi Kelompok Tani Bali Lestari yang telah mengelola lahan tersebut dengan baik.
Apalagi, kata dia, model pertanian perkotaan seperti itu sejalan dengan harapan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menjaga keseimbangan pangan di tengah masyarakat.
"Kami dari Pemerintah Kota Jakarta Timur terus mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan atau lahan yang ada di sekitarnya agar ditanami tanaman pangan yang bermanfaat dan dapat dikonsumsi masyarakat," ujar Munjirin.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Bali Lestari Sulis mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kota Jakarta Timur dan jajaran Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) sehingga musim tanam pertama dapat menghasilkan padi dan jagung secara maksimal.
"Insya Allah, kami terus semangat menanam dan memberikan kontribusi bagi ketahanan pangan," ungkap Sulis.
Selanjutnya, dia menyebutkan hasil panen padi itu akan dipasarkan, sedangkan hasil panen jagung telah dimanfaatkan sebagai pakan ternak.
Kegiatan panen tersebut turut dihadiri jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur, pengurus PKK, perangkat Kelurahan Ujung Menteng, serta masyarakat dan kelompok tani setempat.
Baca juga: Pertanian perkotaan jadi andalan Jaktim perkuat ketahanan pangan
Baca juga: Dinas KPKP sebut Jakarta punya lebih dari 1.600 lokasi "urban farming"
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.