Pertamina EP sosialisasi keamanan pipa migas jalur Aceh - Sumut - ANTARA News Aceh
Aceh Tamiang (ANTARA) - PT Pertamina EP Rantau Field memberikan edukasi dan sosialisasi keamanan serta keselamatan jalur pipa migas kepada masyarakat di Kecamatan Kejuruan Muda, Kabupaten Aceh Tamiang, dan Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.
Field Manager Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah, di Aceh Tamiang, Kamis, menegaskan komitmen perusahaan terhadap keamanan dan keselamatan lingkungan di sekitar area operasi hulu migas. Edukasi rutin dinilai krusial agar warga memiliki kepedulian serta tanggap darurat di sepanjang jalur pipa.
"Dalam sosialisasi ini disampaikan sejumlah larangan aktivitas di jalur pipa migas, seperti menanam tanaman dan mendirikan bangunan. Kami berharap langkah ini dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan seperti illegal tapping," kata Tomi.
Kegiatan tersebut melibatkan ratusan warga di dua kecamatan yang berada di sekitar Right of Way (ROW) jalur pipa migas transmisi Rantau-Pangkalan Susu. Melalui edukasi ini, warga diharapkan proaktif melapor jika menemukan indikasi kebocoran, bau minyak menyengat, hingga dugaan pencurian minyak di lapangan.
"Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak beraktivitas dalam bentuk apapun di sekitar area pipa migas. Keamanan dan keselamatan operasional merupakan prioritas utama kami," ujarnya
Dirinya menyampaikan, Pertamina EP Rantau Field yang merupakan bagian dari Pertamina Subholding Upstream Regional 1 Zona 1 (PHR Zona 1) selalu beroperasi sesuai aturan yang berlaku.
Dalam sosialisasi tersebut, Pertamina mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di area objek vital nasional (Obvitnas) serta proaktif melaporkan indikasi illegal tapping (pencurian minyak).
"Kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat keamanan, masyarakat, dan SKK Migas terus diperkuat untuk memaksimalkan pengawasan Obvitnas," kata Tomi.
Dalam kesempatan ini, Camat Besitang, Restra Yudha menyampaikan bahwa pemahaman menjaga keamanan jalur pipa migas sangat penting bagi masyarakat, dan pemangku kepentingan juga harus bekerjasama untuk melindungi obvitnas tersebut.
"Semoga melalui sosialisasi secara berkelanjutan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga objek vital negara," demikian Restra Yudha.
Pewarta: Dede Harison
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.