Pertamina Lubricants Perkuat Daya Saing melalui Otomatisasi Teknologi Produksi
Jumat, 14 Agustus 2026 - 22:30 WIB
VIVA –PT Pertamina Lubricants terus memperkuat daya saing bisnis pelumas nasional melalui pengoperasian fasilitas produksi berteknologi modern. Corporate Secretary PT Pertamina Lubricants Rika Gresia Wahyudi mengatakan, bisnis Pertamina bergerak di berbagai sector, selain sektor hulu, bahan bakar minyak (BBM) dan LPG, Pertamina juga memiliki bisnis pelumas untuk kebutuhan kendaraan maupun industri.
Baca Juga
Ia menjelaskan, Pertamina Lubricants memiliki fasilitas produksi sendiri di Indonesia. Saat ini, Pertamina Lubricants mengoperasikan tiga pabrik pelumas yang berlokasi di Jakarta, Gresik, dan Cilacap. Pertamina Lubricants juga memiliki satu pabrik di luar negeri yaitu Thailand.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Production Unit Jakarta memiliki peran penting dalam memastikan pemenuhan kebutuhan pelumas masyarakat dan industri. Di saat yang sama, fasilitas ini juga menjadi bagian dari upaya kami memperkuat daya saing produk Pertamina Lubricants di pasar global," kata Rika
Baca Juga
Fasilitas produksi yang ada di Jakarta ini merupakan yang terbesar, dengan kapasitas produksi pelumas 270 ribu kiloliter per tahun.
Menurutnya, bisnis pelumas memiliki tingkat persaingan yang tinggi. Di Indonesia, terdapat lebih dari 200 merek pelumas yang telah terdaftar, termasuk merek global, maupun lokal.
Baca Juga
"Di industri pelumas, persaingan sangat kompetitif dengan banyak pemain yang menawarkan produk dan kualitas yang beragam. Karena itu, kami terus meningkatkan kualitas, inovasi, dan daya saing produk agar dapat memberikan pilihan terbaik bagi konsumen," ujar Rika.
Tak hanya memenuhi kebutuhan pasar domestik, produk pelumas Pertamina juga telah menembus pasar internasional. Saat ini, produk Pertamina Lubricants telah dipasarkan ke 16 negara.
Keandalan distribusi Pertamina Lubricants secara nasional juga didukung jaringan pemasaran yang terdiri atas 7 Sales Region dan lebih dari 100 distributor, sehingga produk dapat menjangkau berbagai wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sementara itu, Manager Production Unit Jakarta PT Pertamina Lubricants Dody Arief Aditya mengatakan, fasilitas Production Unit Jakarta telah menggunakan teknologi modern dalam proses blending maupun filling. Penerapan teknologi otomasi tersebut dinilai mampu menjaga konsistensi kualitas produk sekaligus meningkatkan efisiensi proses produksi.
"Teknologi yang modern ini menjamin kualitas produk. Dengan proses yang serba otomatis, tingkat akurasi produksi dapat dijaga dan potensi kontaminasi produk juga bisa dicegah," kata Dody.
Halaman Selanjutnya
Menurut Dody, otomasi juga memberikan keuntungan dari sisi kapasitas produksi. Dalam proses blending, misalnya, operator cukup menentukan formula, lokasi blending, serta jumlah produk yang akan dibuat. Selanjutnya, proses pemompaan bahan, agitasi, hingga blending dilakukan secara otomatis sebelum produk masuk ke tahap pengemasan.