Kota Jambi (ANTARA) - Perumda Tirta Mayang Kota Jambi menargetkan layanan air bersih kepada pelanggan dapat mengalir hingga 20 jam per hari pada akhir 2027 atau awal 2028.

Direktur Utama Perumda Tirta Mayang Arianto di Jambi, Selasa, mengatakan komitmen tersebut untuk meningkatkan jam pengaliran air sehingga masyarakat dapat menikmati layanan yang lebih andal, terutama pada jam kebutuhan tertinggi seperti pagi hari.

Menurut dia, seluruh pompa distribusi air masih menggunakan sumber energi listrik dari PLN. Perusahaannya terus berkoordinasi guna meminimalkan dampak pemadaman listrik terhadap pelayanan air bersih kepada pelanggan.

"Frekuensi pemadaman listrik saat ini jauh berkurang dibandingkan sebelumnya," katanya.

Gangguan yang terjadi umum hanya berlangsung beberapa menit hingga sekitar satu jam karena ada pekerjaan pemeliharaan jaringan listrik.

Perumda Tirta Mayang telah menyiapkan genset bergerak yang akan dioperasikan apabila pemadaman berlangsung lebih dari satu jam. Genset tersebut akan ditempatkan di wilayah booster agar distribusi air tetap berjalan.

Ia juga mengatakan Instalasi Pengolahan Air (IPA) dan intake belum memiliki genset cadangan, meski gangguan listrik di fasilitas tersebut kini semakin berkurang.

Perumda Tirta Mayang akan memberikan informasi melalui kanal resmi apabila distribusi air terganggu dalam waktu lama, dan mengerahkan mobil tangki untuk memasok air bersih secara gratis kepada pelanggan terdampak.

"Kami mengakui pelayanan air bersih di Kota Jambi saat ini belum sepenuhnya optimal," katanya.

Arianto juga telah melaporkan rencana pengembangan SPAM kepada Wali Kota Jambi sebagai kuasa pemilik modal.

Pengembangan tersebut akan dilakukan melalui skema kerja sama business to business dengan investor guna meningkatkan kapasitas layanan.

Perumda Tirta Mayang melalui upaya tersebut menargetkan pelayanan air bersih dapat mengalir hingga 20 jam per hari sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi secara lebih baik. 

Pewarta: Agus Suprayitno/Melli Andani
Editor : Siri Antoni

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.