Peserta JKN PBI Purworejo nikmati layanan kesehatan tanpa biaya
Peserta JKN PBI Purworejo nikmati layanan kesehatan tanpa biaya
Senin, 3 Agustus 2026 16:20 WIB
Petugas BPJS Kesehatan Cabang Kebumen (kanan) berbincang dengan salah seorang peserta JKN PBI, Sutinah (56), warga Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah yang mendampingi suaminya, Sabar Budiman (61), saat menjalani kontrol pascaoperasi di RS Budi Sehat Purworejo. ANTARA/HO-BPJS Kesehatan
Pelayanan yang kami terima baik, semua petugas ramah dan membantu selama suami menjalani perawatan
Purworejo (ANTARA) - Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengaku menikmati layanan kesehatan tanpa biaya berkat dukungan pembiayaan iuran dari pemerintah daerah.
Salah seorang peserta JKN PBI, Sutinah (56), warga Desa Tlogoguwo, Kecamatan Kaligesing, mendampingi suaminya, Sabar Budiman (61), menjalani kontrol pascaoperasi di RS Budi Sehat Purworejo.
Dia mengaku bersyukur karena keluarganya memperoleh pelayanan kesehatan yang baik tanpa dibebani biaya pengobatan sehingga dapat fokus pada proses pemulihan.
Menurut dia, pelayanan yang diberikan dokter, perawat, maupun petugas rumah sakit berlangsung baik sejak suaminya menjalani perawatan hingga kontrol pascaoperasi.
Dia juga menilai tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien peserta JKN dan pasien umum karena seluruh pasien dilayani sesuai kondisi medis masing-masing.
"Saya sangat merasa terbantu dengan adanya BPJS Kesehatan. Pelayanan yang kami terima baik, semua petugas ramah dan membantu selama suami menjalani perawatan. Menurut saya, tidak ada perbedaan pelayanan antara pasien BPJS Kesehatan dengan pasien umum. Semua dilayani dengan baik," katanya.
Dia mengatakan jaminan kesehatan memberikan ketenangan bagi keluarganya karena tidak perlu lagi mengkhawatirkan biaya pengobatan.
Dengan demikian, keluarga dapat lebih fokus mendampingi proses kesembuhan suaminya setelah menjalani operasi.
Dia mengaku sempat menghadapi kendala karena status kepesertaan JKN keluarganya tidak aktif sebelum suaminya menjalani operasi.
Setelah memperoleh informasi dari fasilitas kesehatan, dia segera mengurus reaktivasi melalui Puskesmas Kaligesing hingga kepesertaannya kembali aktif.
Sutinah juga mengetahui peserta kini cukup menunjukkan identitas atau kartu digital melalui Aplikasi Mobile JKN saat mengakses layanan kesehatan.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen Dina Diana Permata mengatakan kepesertaan JKN segmen PBI yang didanai pemerintah daerah merupakan bentuk komitmen dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat prasejahtera.
"Seluruh peserta JKN berhak memperoleh pelayanan sesuai indikasi medis tanpa perbedaan perlakuan dengan pasien umum," katanya.
Dia mengimbau masyarakat rutin mengecek status kepesertaan JKN agar manfaat program dapat dimanfaatkan saat dibutuhkan.
Menurut Dina, sinergi BPJS Kesehatan, pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan pemangku kepentingan menjadi kunci menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta.
Pewarta: Sumarwoto
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.