PKM UNESA dorong Genilangit Magetan menjadi desa wisata berkelanjutan - ANTARA News Jawa Timur
Magetan (ANTARA) - Tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) memberikan pendampingan kepada desa binaan di Desa Genilangit, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan, Jawa Timur untuk mengoptimalkan potensinya menuju desa wisata yang berkelanjutan.
Ketua Pelaksana PKM Jauhar Wahyuni dalam keterangannya di Magetan, Sabtu mengatakan PKM yang menginjak tahun kedua tersebut difokuskan pada potensi Desa Genilangit sebagai desa wisata yang dapat dimaksimalkan melalui implementasi tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).
"Khususnya pada poin SDG 5, yakni kesertaraan gender dan SDG 8 yakni pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi," ujarnya.
Ia menjelaskan dalam pendampingan tersebut warga Desa Genilangit diajak untuk mengembangkan potensi yang ada agar lebih maksimal sehingga bermuara pada peningkatan kesejahteraan hidup masyarakat setempat.
Terdapat dua pembekalan utama yang diberikan tim PKM UNESA pada tahun kedua kali ini. Yakni, pertama pemberdayaan kaum perempuan Desa Genilangit untuk mengoptimalkan perannya sebagai pelaku UMKM disamping pekerjaan utama mereka sebagai petani dan pedagang guna menambah penghasilan.
Melalui pendamping dosen Fakultas Ekonomi Bisnis UNESA Ruth Eviana Hutabarat, kaum perempuan Desa Genilangit memperoleh edukasi bahwa digitalisasi era saat ini menjadi bagian penting dalam upaya meningkatkan kualitas pelaku UMKM. Mereka dikenalkan dengan pemasaran produk melalui platform digital guna menjangkau konsumen yang lebih luas.
Sedangkan pendampingan yang kedua adalah penguatan kepemimpinan lokal untuk berbagai unsur pemimpin setempat, di antaranya ketua RT/RW, ketua karang taruna, badan pengurus desa, ketua kelompok tani, dan pengelola desa wisata agar lebih maksimal dan aktif.
Melalui pendamping dosen sekaligus Ketua Prodi Ilmu Administrasi Negara Kampus 5 UNESA Galih Wahyu Pradana, berbagai unsur pemimpin lokal tersebut memperoleh edukasi berbagai model kepemimpinan yang efektif. Di antaranya kepemimpinan partisipatif yang dapat diterapkan langsung di lingkungan maupun komunitas kecil, namun dapat berdampak positif dalam membangun Genilangit sebagai desa wisata melalui pemahaman local governance.
Kepala Desa Genilangit Pardi sangat mengapresiasi pendampingan UNESA sehingga membantu pengoptimalan Desa Wisata Genilangit. Ia menuturkan, sebagai desa wisata, Genilangit masih memiliki tantangan besar untuk bertahan dan eksis.
"Masyarakat dan pengelola objek wisata masih menghadapi tantangan pengembangan wisata yang belum terorganisasi dengan baik. Selain itu, lokasi Desa Genilangit yang terletak di kawasan perbukitan Gunung Lawu saat ini difokuskan pada wisata pendakian, namun masih memerlukan promosi agar diketahui masyarakat luas," katanya.
Selama dua tahun terakhir, kerja sama yang terjalin antara UNESA dan warga Desa Genilangit memperoleh dukungan penuh dari kedua belah pihak. Yakni Pemerintah Desa Genilangit dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UNESA.
Karena itu, ia berharap dengan pendampingan tim PKM UNESA kali ini, dapat mendorong masyarakat Desa Genilangit semakin melek model kepemimpinan partisipatif dan pemasaran digital sehingga mampu menggerakkan potensi desa dan pertumbuhan ekonomi yang muaranya adalah meningkatkan pendapatan usaha dan kesejahteraan masyarakat Desa Genilangit.
Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.