Makassar (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) melakukan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan menghadapi fenomena El Nino.

Fenomena El Nino yang diprediksi mengakibatkan musim kemarau lebih panjang, dipastikan akan berpengaruh terhadap pasokan air pada sejumlah Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di Sulawesi Selatan sehingga berdampak pada produksi daya listrik.

"Pemeliharaan ini, juga menjadi upaya mitigasi untuk menghadapi fenomena El Nino, sehingga semuanya dalam kondisi prima dan tak lagi ada masalah, kecuali soal cuaca," ujar General Manager PLN UID Sulselrabar Edyansyah di Makassar, Selasa.

Dia menyampaikan bahwa pemeliharaan yang dilakukan merupakan bagian dari upaya preventif dan perbaikan infrastruktur ketenagalistrikan untuk meningkatkan keandalan sistem dalam jangka panjang.

“Pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan di wilayah Sulsel dan sekitarnya untuk mengoptimalkan performa pasokan tenaga listrik. Pekerjaan ini merupakan bagian dari upaya PLN untuk menjaga dan meningkatkan keandalan sistem kelistrikan,” ujar Edyansyah.

Edyansyah menjelaskan, selama pekerjaan berlangsung, PLN terus berupaya melakukan percepatan dengan mengerahkan petugas teknis di lapangan. Berbagai langkah dilakukan agar proses pemeliharaan dan pemulihan sistem dapat segera diselesaikan sehingga kondisi kelistrikan kembali normal.

“Petugas teknis PLN terus bekerja secara maksimal di lapangan untuk mempercepat penyelesaian pekerjaan pemeliharaan. Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat, namun langkah ini diperlukan untuk menjaga kestabilan dan keandalan sistem kelistrikan,” jelasnya.

Baca juga: PLN UID Sulselbar lakukan pemadaman listrik bergilir selama dua jam

Baca juga: PLN UID Sulselrabar mencatat penambahan 369 pelanggan baru agrikultur

PLN mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi terkini mengenai wilayah terdampak dan perkembangan penanganan melalui aplikasi PLN Mobile maupun kanal informasi resmi PLN, seperti WhatsApp Channel PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) di masing-masing wilayah. Untuk informasi ketenagalistrikan bisa diakses pada link :
https://linktr.ee/plnsulselrabar.

Masyarakat juga diimbau untuk mengantisipasi kemungkinan pemadaman dengan mengatur penggunaan peralatan listrik serta menyiapkan sumber listrik cadangan untuk kebutuhan yang bersifat penting.

“Kami memahami bahwa kondisi ini dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan sementara yang dialami pelanggan. Kami memohon doa, dukungan, pengertian, dan kesabaran masyarakat selama proses pemeliharaan dan pemulihan berlangsung. ” tutup Edyansyah.

Dalam beberapa hari terakhir, PLN tengah melaksanakan pemeliharaan infrastruktur ketenagalistrikan pada sejumlah fasilitas sistem Sulbagsel guna mengoptimalkan performa dan keandalan pasokan listrik dalam jangka panjang.

Selama proses pemeliharaan berlangsung, terdapat pengurangan daya mampu pasok pada sistem kelistrikan. Untuk menjaga keseimbangan antara pasokan dan kebutuhan listrik sekaligus mempertahankan kestabilan sistem, PLN perlu melakukan pengaturan beban secara bergilir di sejumlah wilayah Makassar dan sekitarnya.

Pengaturan beban dilakukan secara bertahap dan tidak menyebabkan seluruh wilayah mengalami pemadaman secara bersamaan. Durasi pemadaman diperkirakan sekitar 1 hingga 4 jam pada setiap sesi, namun waktu pelaksanaan dapat menyesuaikan dengan kondisi sistem kelistrikan di lapangan.

Baca juga: PLN gerak cepat pulihkan gangguan listrik di berbagai daerah Sulsel

Baca juga: Pemprov Sulsel salurkan bantuan listrik bagi warga daerah terpencil

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.