Polda Papua Ungkap Kondisi Dua Korban Penembakan OTK di Festival Budaya Lembah Baliem
Minggu, 9 Agustus 2026 - 01:00 WIB
Jakarta, VIVA – Polda Papua menyatakan korban penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB), Distrik Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan sudah dalam keadaan sadar.
Baca Juga
Diketahui, dua korban tersebut yaitu, Laode Muhammad Kojo (43), warga Jalan Hom-Hom, Wamena dan Salbiah (50) yang juga berasal dari daerah yang sama.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Cahyo Sukarnito mengatakan, bahwa keduanya langsung dilarikan ke rumah pasca saat terjadinya penembakan oleh orak tak dikenal (OTK).
Baca Juga
Dalam kejadian itu Laode mengalami luka diduga akibat tembakan pada bagian lutut kanan, dan Salbiah pada bagian paha kanan dan punggung tangan kanan.
"Kedua korban telah mendapatkan penanganan medis dan berdasarkan laporan awal dalam kondisi sadar," kata dia dalam keterangannya, dikutip Minggu, 9 Agustus 2026.
Baca Juga
Cahyo memastikan aparat gabungan TNI-Polri telah mengambil langkah cepat dengan melakukan penanganan di lokasi serta pengejaran terhadap pelaku.
"Saat ini Aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengejaran terhadap pelaku," ucapnya.
Sebagai langkah pengamanan, kegiatan Festival Budaya Lembah Baliem untuk sementara dihentikan. Penghentian dilakukan untuk memberikan ruang kepada aparat keamanan dalam melakukan penanganan serta memastikan situasi di sekitar lokasi tetap aman dan kondusif.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Kami meminta masyarakat tetap tenang, tidak terprovokasi dan tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. Apabila ada masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian ini, segera sampaikan kepada pihak kepolisian agar dapat membantu proses pengungkapan," tandasnya.
tvOnenews.com/Aldi Herlanda
Kapendam: Pelaku Penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem Kelompok KKB Kodap III Ndugama
Akibat penembakan di Festival Budaya Lembah Baliem yang dilakukan kelompok KKB Kodap III Ndugama tersebut menyebabkan dua warga sipil mengalami luka tembak.
VIVA.co.id
8 Agustus 2026