Polda Sumsel gelar operasi berantas aksi premanisme
Polda Sumsel gelar operasi berantas aksi premanisme
Kamis, 24 September 2026 22:01 WIB
Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar operasi kewilayahan selama 16 hari yang difokuskan untuk memberantas aksi premanisme serta kejahatan jalanan di seluruh wilayah hukum Sumsel. ANTARA/HO/Polda Sumsel
Palembang (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan menggelar operasi kewilayahan selama 16 hari yang guna memberantas aksi premanisme serta kejahatan jalanan di seluruh wilayah hukum Sumsel.
Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho di Palembang, Kamis, mengatakan operasi itu berlangsung mulai 24 September hingga 9 Oktober 2026, telah didahului dengan Latihan Praoperasi (Latpraops).
"Sasaran utama, penindakan terhadap kejahatan konvensional jalanan seperti pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta aksi premanisme," katanya.
Ia menyebutkan operasi ini berjalan tepat sasaran serta zero tolerance bagi pelaku kejahatan dan premanisme. Keberhasilan operasi ini bukan hanya dilihat dari penyelesaian perkara, namun berkurangnya angka kejahatan serta terciptanya rasa aman bagi masyarakat.
Pelaksanaan operasi ini mengedepankan tindakan penegakan hukum yang terukur, optimalisasi fungsi intelijen untuk deteksi dini, serta peningkatan intensitas patroli di titik-titik rawan kriminalitas.
Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menambahkan seluruh personel yang dikerahkan dari tingkat polda hingga polres jajaran telah dibekali pemahaman cara bertindak yang profesional dan humanis.
Polda Sumsel juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan lingkungan serta berpartisipasi aktif memberikan informasi kepada kepolisian guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026