Jakarta (ANTARA) - Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan ucapan belasungkawa atas kepergian Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra, adik kandung Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang wafat pada Sabtu pagi.

Ucapan duka cita tersebut diunggah Presiden Prabowo melalui fitur Instastory pada akun Instagram resmi @prabowo dan disertai gambar sketsa pensil wajah Guruh Soekarnoputra.

"Innaa lillaahi wa inna ilaihi raaji'uun. Turut berduka cita atas wafatnya Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra," demikian tulis unggahan tersebut seperti dikutip di Jakarta pada Sabtu.

Guruh Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama RI Soekarno dari pernikahannya dengan Fatmawati, mengembuskan napas terakhirnya pada Sabtu pagi, pukul 04.16 WIB, di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, Jakarta, dalam usia 73 tahun.

Kabar duka tersebut pertama kali disampaikan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto melalui keterangan tertulis.

Hasto mengatakan Guruh sebelumnya sempat menjalani perawatan intensif setelah kondisi kesehatannya menurun dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir.

Keponakan Guruh, Didi Mahardika, sebelumnya menyampaikan kondisi Guruh telah dilaporkan kepada Presiden Prabowo, yang secara khusus meminta agar Guruh mendapat penanganan medis secara intensif mengingat statusnya sebagai budayawan dan pelaku sejarah Indonesia.

Guruh Soekarnoputra dikenal luas sebagai seniman, koreografer, sekaligus politikus senior.

Guruh mendirikan sejumlah kelompok kesenian, antara lain Swara Mahardhika dan GSP Production, serta grup musik Guruh Gipsy bersama Chrisye, Keenan Nasution, dan Abadi Soesman.

Dia sempat menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat RI dan bergabung dengan PDI Perjuangan sejak 1982.

Jenazah Guruh disemayamkan di rumah duka di Jalan Sriwijaya Raya Nomor 26, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Baca juga: Biodata Guruh Soekarno: Dedikasi seni dan warisan untuk kebudayaan Indonesia
Baca juga: Kabar duka, Guruh Soekarnoputra meninggal dunia
Baca juga: Guruh Soekarnoputra akan dimakamkan di samping makam Fatmawati

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.