Jakarta -

Spanyol diprediksi segera merebut posisi Prancis sebagai negara paling populer bagi wisatawan dunia. Jika jadi kenyataan, Negeri Matador bakal menjadi destinasi nomor satu yang paling diburu pelancong.

Prediksi itu berdasarkan studi bersama dari Deloitte dan Google. Spanyol diperkirakan menerima sekitar 110 juta wisatawan per tahun pada 2040, sedangkan Prancis diproyeksikan menerima sekitar 105 juta wisatawan.

Melansir Time Out, Minggu (23/8/2026), selama ini Prancis menjadi negara yang paling banyak dikunjungi wisatawan dunia. Kastil-kastil di Lembah Loire, perkebunan anggur, pantai di wilayah selatan, hingga Paris dengan Menara Eiffel-nya menjadi daya tarik utama negara tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditambah lagi, akses menuju Prancis terus diperkuat. Operator kereta asal Italia, Trenitalia, berencana membuka layanan langsung London-Paris pada 2029 untuk menyaingi Eurostar. Namun, kemudahan akses dan daya tarik tersebut belum tentu cukup untuk mempertahankan Prancis di posisi teratas. Spanyol kini diprediksi mengambil alih mahkota tersebut.

Sementara itu, jumlah wisatawan yang datang ke Spanyol terus meningkat. Pada 2023, negara tersebut tercatat menerima sekitar 84 juta wisatawan mancanegara.

Angka itu melonjak dalam dua tahun terakhir. Institut Statistik Nasional Spanyol mencatat sebanyak 97 juta wisatawan internasional berkunjung ke negara tersebut pada 2025.

Para wisatawan itu menghabiskan sekitar 135 miliar euro (Rp 2,79 kuadriliun) selama berada di Spanyol. Jumlah tersebut membuat Spanyol semakin dekat dengan proyeksi 110 juta wisatawan per tahun pada 2040.

Saat ini, Prancis belum tergoyahkan di posisi teratas. Prancis menerima sekitar 102 juta wisatawan pada 2025, naik dari 100 juta wisatawan pada 2024 ketika Paris menjadi tuan rumah Olimpiade dan Paralimpiade.

Pertumbuhan pariwisata Spanyol tidak lepas dari sejumlah daya tariknya. Negara itu dikenal memiliki sekitar 300 hari cerah dalam setahun, harga penerbangan yang relatif terjangkau, serta musim dingin yang lebih hangat dibandingkan sebagian besar wilayah Eropa utara.

Tak hanya satu atau dua kota yang memiliki daya tarik, sejumlah kota di Spanyol menawarkan destinasi menarik, mulai dari Madrid, Barcelona, Cordoba, hingga Sevilla. Daya tarik sepak bola juga menjadi magnet tersendiri, terlebih Spanyol akan menjadi tuan rumah bersama Piala Dunia 2030, yang berpotensi semakin mendongkrak popularitas negeri tersebut di mata wisatawan dunia.

Bagi warganya, lonjakan wisatawan mulai membawa konsekuensi. Warga di Barcelona, Kepulauan Balearic, dan Kepulauan Canary resah dengan dampak overtourism, mulai dari kepadatan wisatawan, tekanan terhadap layanan publik, hingga kenaikan tarif penginapan. Kondisi tersebut mendorong sejumlah wilayah memperketat aturan untuk mengendalikan dampak pariwisata.

.

(upd/fem)