Profil Kangen Band, perjalanan karier hingga bubar pada 2026
Jakarta (ANTARA) - Kangen Band merupakan salah satu grup musik Indonesia yang lekat dengan era kejayaan pop Melayu pada pertengahan 2000-an. Berawal dari Bandar Lampung, grup ini berkembang dari band lokal menjadi salah satu nama yang dikenal luas melalui sejumlah lagu populer.
Setelah lebih dari dua dekade berkarier, perjalanan Kangen Band kembali menjadi sorotan setelah Dodhy Hardiyanto selaku pendiri dan gitaris mengumumkan pembubaran grup pada Sabtu, 12 September 2026.
1. Kangen Band dibentuk pada 2005
Kangen Band lahir di Bandar Lampung pada 4 Juli 2005. Grup tersebut didirikan oleh Dodhy bersama sejumlah personel, termasuk Andika Mahesa sebagai vokalis, Tama pada gitar, Bebe sebagai bassist, Baim sebagai drummer dan Izzy sebagai keyboardist.
Pada awal perjalanannya, Kangen Band berkembang sebagai grup musik dari Lampung yang memperkenalkan karya secara mandiri. Mereka kemudian mulai mendapat perhatian lebih luas setelah tampil di berbagai panggung dan memperkenalkan musik yang memadukan pop dengan nuansa Melayu.
2. Merilis album perdana pada 2007
Perjalanan Kangen Band memasuki tahap baru setelah mereka merilis album perdana berjudul Tentang Aku, Kau dan Dia pada 2007.
Album tersebut menjadi salah satu fondasi popularitas Kangen Band. Sejumlah lagu seperti "Tentang Bintang", "Selingkuh", dan "Yolanda" kemudian dikenal luas oleh masyarakat.
Keberhasilan album tersebut membuat nama Kangen Band semakin diperhitungkan dalam industri musik Indonesia.
Baca juga: Lirik lagu "Terbang Bersamaku" oleh Kangen Band dan penjelasannya
3. Popularitas meningkat pada 2008 hingga 2011
Popularitas Kangen Band semakin meningkat pada akhir dekade 2000-an. Grup tersebut menghasilkan sejumlah album yang memperkuat posisi mereka di industri musik Tanah Air.
Album Bintang 14 Hari dirilis pada 2008, kemudian disusul Pujaan Hati pada 2009. Pada periode tersebut, Kangen Band dikenal melalui sejumlah lagu yang menjadi bagian dari perkembangan musik pop Melayu di Indonesia.
Lagu seperti "Doy" dan "Terbang Bersamamu" juga menjadi bagian dari karya yang membuat nama Kangen Band semakin dikenal.
4. Mengalami perubahan formasi
Perjalanan Kangen Band tidak selalu berjalan tanpa persoalan. Pada 2012, Andika Mahesa keluar dari grup tersebut sehingga formasi Kangen Band mengalami perubahan.
Setelah kepergian Andika, grup tersebut tetap melanjutkan aktivitas musik dengan formasi berbeda. Perubahan personel menjadi salah satu bagian dari perjalanan panjang Kangen Band di industri musik Indonesia.
Andika kemudian kembali bergabung dengan Kangen Band pada awal 2020. Kembalinya sang vokalis membuat formasi tersebut kembali menjadi perhatian para penggemar yang mengikuti perjalanan grup sejak era awal.
5. Kembali aktif bersama
Setelah Andika kembali, Kangen Band kembali menjalani aktivitas bermusik bersama. Grup tersebut tetap tampil di berbagai acara dan mempertahankan lagu-lagu lama yang telah dikenal masyarakat.
Pertemuan terakhir Andika dengan Dodhy dan personel Kangen Band lainnya bahkan disebut berlangsung ketika mereka tampil di Hong Kong sekitar empat hari sebelum pengumuman pembubaran. Andika mengatakan dirinya tidak mengetahui adanya persoalan besar di antara personel sebelum kabar tersebut muncul.
Baca juga: Kangen Band Bubar, Andika Mahesa mengaku tak tahu penyebabnya
6. Dodhy umumkan Kangen Band bubar
Pada 12 September 2026, Dodhy membuat pengumuman mengejutkan melalui akun Instagram pribadinya. Ia menyatakan Kangen Band bubar dan menyebut adanya "kezaliman" yang menurutnya telah lama membuat dirinya menyimpan rasa sakit.
Dodhy juga meminta mantan personel serta penyelenggara acara tidak membawakan lagu-lagu ciptaannya. Namun, ia tidak menjelaskan secara rinci bentuk persoalan yang dimaksud dalam pernyataan tersebut.
7. Andika mengaku belum mengetahui persoalannya
Pengumuman tersebut mengejutkan Andika Mahesa. Vokalis Kangen Band itu mengaku mengetahui kabar pembubaran melalui media sosial dan belum mengetahui secara pasti persoalan yang dimaksud Dodhy.
Andika memilih menunggu penjelasan langsung dari Dodhy, personel lainnya, dan pihak terkait. Ia juga berencana bertemu dengan personel Kangen Band untuk membicarakan kondisi tersebut secara bersama-sama.
Dengan demikian, perjalanan Kangen Band telah melewati berbagai fase, mulai dari pembentukan di Bandar Lampung pada 2005, meraih popularitas melalui album dan lagu-lagu pop Melayu, mengalami pergantian personel, hingga kembali tampil bersama.
Kini, setelah lebih dari 20 tahun berkarier, masa depan Kangen Band kembali menjadi perhatian setelah pengumuman pembubaran oleh Dodhy. Sementara itu, alasan lengkap di balik keputusan tersebut belum dijelaskan secara terbuka sehingga detail persoalan internalnya masih menunggu keterangan lebih lanjut.
Baca juga: Mantan istri Andika Kangen band ditangkap polisi karena narkoba
Baca juga: Mantan istri Andika "Kangen Band" terjerat narkoba
Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.