Program listrik masuk sawah membantu petani Lampung alirkan air

Sabtu, 22 Agustus 2026 07:01 WIB

Image Print

Tenaga Ahli Menteri Pertanian yang juga Ketua Program Listrik Masuk Sawah Hermansyah memberi keterangan terkait listrik masuk sawah. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Sinergi dari pemerintah daerah dan berbagai pihak juga terlihat dalam memajukan sektor pertanian

Bandarlampung (ANTARA) - Tenaga Ahli Menteri Pertanian Hermansyah mengatakan bahwa adanya program listrik masuk sawah dapat membantu petani yang ada di Provinsi Lampung dalam mengalirkan air ke lahan pertaniannya selama musim kemarau.

"Sinergi dari pemerintah daerah dan berbagai pihak juga terlihat dalam memajukan sektor pertanian, salah satunya dengan kehadiran PLN melalui program listrik masuk sawah," ujar Tenaga Ahli Menteri Pertanian yang juga Ketua Program Listrik Masuk Sawah Hermansyah, di Bandarlampung, Jumat.

Ia mengatakan melalui program listrik masuk sawah tersebut dapat membantu petani dalam mengalirkan air melalui irigasi perpompaan menuju lahan pertanian terutama saat musim kemarau berlangsung.

"Untuk meningkatkan pelaksanaan program ini, kami dengan bersinergi bersama PLN akan berkoordinasi dengan dinas pertanian di seluruh Lampung untuk membahas mengenai masalah listrik masuk sawah di Lampung. Jadi nanti semua gabungan kelompok tani yang punya masalah dengan listrik di area mereka bisa melaporkan ke kami," katanya lagi.

Menurut dia, pemerintah dengan berbagai pihak akan bersinergi dalam penyediaan akses listrik bagi sektor pertanian, untuk memastikan kebutuhan air dapat terpenuhi.

"Nanti kita akan petakan daerah mana saja yang mengajukan ini agar segera bisa dilaksanakan, dengan listrik masuk sawah harapannya petani akan semakin mudah dalam melaksanakan kegiatan pertaniannya. Terlebih lagi ada pompa dari Kementerian Pertanian dan kalau ada listrik, maka bisa membantu memfungsikan pompa ini dengan maksimal," ujar dia.

Tanggapan tambahan dikatakan oleh General Manager PLN UID Lampung Noer Soeratmoko.

"PLN terus mendukung kemajuan sektor pertanian, salah satunya saat panen raya PM AAS (Pertanian Modern Advanced Agricultural System) telah ada dukungan di Kabupaten Lampung Tengah dengan masuknya jaringan listrik sepanjang satu kilometer. Untuk memasok kebutuhan air bersih, dan listrik yang masuk ini akan berfungsi untuk menghidupkan pompa," ujar Noer Soeratmoko.

Menurut dia, tujuan masuknya jaringan listrik masuk sawah adalah membantu dalam memastikan air untuk mengairi daerah pertanian khususnya sawah dapat mengalir dengan lancar, tanpa kendala.

"Dan memang terbukti air yang menggunakan pompa listrik lebih hemat, efisien dan lancar. Dengan listrik pompa bisa dioperasionalkan dengan bantuan operator secara manual saat menghidupkan atau mematikan pompa, dan bisa juga secara otomatis jadi mempermudah petani," ujar dia pula.

Ia menjelaskan pihaknya akan selalu mendukung pemasangan jaringan listrik di lahan pertanian.

"Pada prinsipnya bila ada permohonan dari pertanian berapa pun untuk jaringan listrik, kami akan bantu selama ada jaringan listrik di situ. Kami juga akan berkoordinasi dengan dinas pertanian terkait kebutuhan pompa dan kami akan melayani semuanya," katanya lagi.

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.