PT SGN optimis bongkar ratoon percepat capai target swasembada gula - ANTARA News Jawa Timur
Surabaya, Jawa Timur (ANTARA) - Direktur Utama PT Sinergi Gula Nusantara (SGN) Mahmudi optimistis program bongkar ratoon yang telah berjalan sejak 2025 akan mampu mempercepat pencapaian target swasembada gula.
"Target swasembada gula konsumsi sebelumnya diproyeksikan tercapai pada 2028. Namun dengan dukungan pemerintah melalui berbagai program strategis (termasuk bongkar ratoon) kami optimistis target tersebut dapat dipercepat," katanya dalam keterangan di Surabaya, Senin.
Sebagai BUMN yang bergerak di sektor gula, Mahmudi menekankan PT SGN siap mendukung penuh langkah-langkah strategis pemerintah dalam memperkuat industri gula nasional.
Berbagai program peningkatan produktivitas, peremajaan tanaman, hingga penguatan pembiayaan petani diyakini menjadi fondasi penting menuju kemandirian pangan nasional.
Ia mengatakan untuk program bongkar ratoon yang telah berjalan sejak 2025 dengan cakupan sekitar 200 ribu hektare akan mampu meningkatkan produktivitas tebu secara signifikan.
Terlebih, upaya bongkar ratoon juga dibarengi dengan langkah-langkah strategis lainnya seperti penguatan ekosistem industri gula melalui pelepasan varietas unggul tebu serta kebijakan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Khusus Klaster Tebu dengan bunga flat 6 persen.
Melalui skema tersebut, kata Mahmudi, petani dapat memperoleh akses pembiayaan hingga Rp500 juta untuk mendukung pengembangan usaha tani dan peningkatan produktivitas.
Menurut dia, dukungan pemerintah juga telah memberikan dampak nyata terhadap peningkatan produktivitas tebu nasional seperti kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Kabupaten Malang, Jawa Timur untuk memimpin pelaksanaan Panen Raya Tebu Serentak di 43 titik di Indonesia.
Mahmudi menilai kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen pemerintah dalam mempercepat terwujudnya swasembada gula konsumsi melalui peningkatan produktivitas tebu dan kesejahteraan petani.
Ia pun memastikan PT SGN akan terus memperkuat kolaborasi bersama pemerintah, petani, dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan produktivitas tebu, mempercepat peremajaan tanaman, serta mendorong terwujudnya swasembada gula konsumsi demi mendukung ketahanan pangan Indonesia.
Pewarta: Astrid Faidlatul Habibah
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.