Puji Cara Bahlil Kelola Anggaran, Suahasil Ungkap Anggaran Kemenko Hilirisasi Diambil dari Kementerian ESDM
Senin, 5 Oktober 2026 - 20:38 WIB
Jakarta, VIVA – Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara memuji Menko Hilirisasi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia terkait pengelolaan anggaran di kementeriannya.
Baca Juga
Menkeu mengungkap bahwa anggaran operasional Kementerian Koordinator (Kemenko) Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi akan bersumber dari anggaran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Menurut Suahasil, pengalihan anggaran dilakukan untuk mendukung operasional Kemenko Hilirisasi setelah kementerian koordinator itu memiliki kantor dan struktur kelembagaan.
Baca Juga
"Pak Bahlil menangani anggaran dengan sangat baik. (Anggaran) Dari Kementerian ESDM," kata Suahasil di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Ia menjelaskan anggaran tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan operasional Kemenko Hilirisasi yang kini telah memiliki kantor dan memerlukan dukungan pembiayaan.
Baca Juga
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2027, Kementerian ESDM memperoleh alokasi sebesar Rp27,37 triliun. Sebagian anggaran tersebut akan ditata lagi untuk mendukung kebutuhan Kemenko Hilirisasi.
Suahasil menyebut bahwa pemerintah masih menyiapkan mekanisme pengelolaan anggaran Kemenko baru ini.
Pembahasannya mencakup bagian anggaran (BA), administrasi, hingga tata kelola penggunaannya.
"Tinggal nanti kan kita bikin apakah namanya bagian anggaran, tata kelolanya, administrasinya, bagian anggarannya, BA-nya berapa, dan seterusnya, itu dalam proses kita buat," jelasnya.
Pembentukan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi diarahkan untuk mempercepat pelaksanaan target hilirisasi dan transisi energi yang menjadi agenda Presiden Prabowo Subianto.
Bahlil Lahadalia dipercaya memimpin kementerian koordinator tersebut sekaligus tetap menjabat sebagai Menteri ESDM.
Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi nantinya menjalankan fungsi koordinasi terhadap kementerian dan lembaga terkait, termasuk Kementerian Investasi dan Hilirisasi, untuk mendukung pencapaian target pemerintah.
Untuk sementara, kantor Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih berada di lingkungan Kementerian ESDM.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga telah menyampaikan bahwa pembagian kementerian teknis di bawah Kemenko Hilirisasi akan dibahas lebih lanjut melalui tim teknis yang berkaitan dengan struktur organisasi dan tata kerja atau SOTK.
Pembahasan tersebut menjadi bagian dari penataan struktur pemerintahan setelah dibentuknya Kementerian Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
Halaman Selanjutnya
"Nanti ada tim teknis SOTK-nya," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.