Liputan6.com, Oslo - Kabar wafatnya Raja Norwegia Harald V pada Jumat, 28 Agustus, memicu gelombang belasungkawa dari para pemimpin dan keluarga kerajaan di berbagai negara Eropa.

Dikutip dari Anadolu, Sabtu (29/8/2026), Raja Harald V meninggal dunia pada usia 89 tahun. Istana Kerajaan Norwegia mengumumkan bahwa sang raja “meninggal dengan damai” di Rumah Sakit Nasional di Oslo pada pukul 06.35 waktu setempat atau 04.35 GMT.

Kabar duka tersebut segera mendapat respons dari sejumlah kerajaan Eropa.

Raja Inggris Charles III mengatakan menerima kabar wafat sepupunya dengan “kesedihan yang terdalam.”

“Selama 35 tahun, Raja Harald melayani rakyatnya dengan dedikasi yang tak tergoyahkan dan memimpin Norwegia melalui masa-masa perubahan besar dengan kehangatan dan kerendahan hati,” kata Charles.

Raja Spanyol Felipe VI juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Harald V melalui pernyataan yang dibagikan keluarga kerajaan. Ia menggambarkan Harald sebagai “teladan tanggung jawab, martabat, kesederhanaan, dan dedikasi tanpa lelah untuk melayani Norwegia dan rakyatnya.”

Dari Belgia, Raja Philippe menyatakan “kesedihan yang mendalam” atas kepergian Harald. Menurutnya, sebagai raja yang masih bertakhta paling lama di Eropa, Harald merupakan sosok yang tetap dekat dengan rakyatnya.

Sementara itu, Raja Denmark Frederik X mengirimkan surat kepada Haakon VIII, putra mahkota Norwegia yang kini naik takhta sebagai Raja Haakon VIII setelah wafatnya sang ayah.

Frederik menyampaikan simpati dan belasungkawa terdalamnya.

“Yah, ayahmu sangat berarti bagi ibuku dan kami berdua ... Paman Harald membuat orang lain merasa nyaman dan tenang ketika berada di dekatnya,” tulis Raja Frederik.

Belasungkawa juga datang dari keluarga kerajaan Belanda. Raja Willem-Alexander, Ratu Máxima, dan Putri Beatrix mengatakan mereka akan “selalu membawa kenangan persahabatan istimewa kami dengannya di dalam hati.”

Raja Swedia Carl XVI Gustaf turut mengungkapkan “kesedihan yang mendalam” setelah mendengar kabar wafatnya Raja Harald. Ia menyebut perjalanan hidup Harald sebagai sesuatu yang “luar biasa.”

“Baik sebagai kepala negara maupun atlet berprestasi, ia merupakan perwakilan luar biasa bagi negaranya. Ia memberikan ‘segalanya untuk Norwegia,’” demikian pernyataan Pengadilan Kerajaan Swedia atas nama Raja Carl XVI Gustaf.

Dari Luksemburg, Guillaume V, Adipati Agung Luksemburg, juga menyampaikan belasungkawa dan mengungkapkan kesedihan atas wafatnya Raja Norwegia.