Tanjung (ANTARA) - Ratusan peternak antusias mengikuti ajang adu kualitas dan ketangkasan ternak dalam Kontes Kambing se-Banua Enam yang dilaksanakan Pemerintah Desa dan Gapoktan Desa   Sumber Rezeki, Kecamatan Juai, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan 

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah peserta hingga mencapai 150 ekor kambing  yang mengikuti enam kelas kategori, yakni Balibul, Jemoko, Indukan, Jantan Poel 1 sampai 3, Jantan Poel 4 ke atas, serta Favorit Jantan Poel.

Ketua Panitia Pelaksana, M Untung menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperluas jangkauan pemasaran kambing dari Desa Sumber Rejeki sekaligus menjadi wadah silaturahmi para peternak.

"Ajang ini  juga ruang silaturahmi sekaligus peningkatan kualitas peternakan kita," jelas Untung, Rabu (16/9/2026). 

Selanjutnya untuk memotivasi peserta, panitia pelaksana menyiapkan total hadiah puluhan juta rupiah beserta berbagai doorprize menarik. 

Ia berharap, pascakontes, penjualan ternak kambing dari wilayahnya dapat meningkat signifikan, dari yang awalnya 15–20 ekor per bulan, menjadi 30–50 ekor per bulan.

Dukungan penuh juga mengalir dari pihak swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). 

CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Yuri Budhi Sujalmi, menyoroti aspek keberlanjutan dari kegiatan pemberdayaan masyarakat ini.

Menurutnya, masyarakat Sumber Rejeki telah membuktikan eksistensinya dengan beternak secara organik tanpa paksaan, melainkan karena panggilan jiwa.

“Kontes kambing ini nantinya akan ditemukan satu ekosistem kebutuhan dan pemenuhan. Kalau kebutuhan masyarakat terpenuhi, artinya sejahtera," ungkap Yuri.

Sementara itu, Asisten 2 Bidang Pemerintahan dan Ekonomi Setda Balangan, M  Noor menegaskan  pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan yang mampu menggerakkan roda ekonomi desa ini.

"Melalui kontes kambing hari ini, kita tidak hanya menentukan ternak terbaik, tetapi  menjadikannya sarana belajar bersama," jelasnya.

CSR Section Head PT Adaro Indonesia, Yuri Budhi Sujalmi (kanan keenam) bersama Forkopimca Juai, Kabupaten Balangan pada kontes kambing, Rabu (16/9/2026). (ANTARA/HO-Yabn)

Selain itu  membuka potensi peternakan di Kabupaten Balangan sekaligus menjadikan "Bumi Sanggam" ini  sebagai salah satu rujukan ternak berkualitas demi menopang ketahanan pangan.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Balangan berharap Dinas Peternakan dapat menganggarkan kontes ini sebagai agenda tahunan yang rutin.

Jika anggaran pemerintah daerah terbatas, kolaborasi dan sinergi dengan mitra kerja seperti Adaro dan Balangan Coal diharapkan dapat terus berlanjut untuk menyokong kegiatan ini.

Melalui sinergi lintas sektor, Kontes Kambing se-Banua Enam ini diharapkan tidak sekadar menjadi panggung kualitas ternak, melainkan  menjadi pusat interaksi yang melahirkan titik pertumbuhan ekonomi baru di Kabupaten Balangan.

Pewarta: Herlina Lasmianti
Editor : Mahdani

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.