RI dan Korea Selatan percepat kemitraan strategis komprehensif
Jakarta (ANTARA) - Menteri Luar Negeri RI Sugiono dan Menlu Korea Selatan Cho Hyun sepakat untuk mempercepat implementasi kemitraan strategis komprehensif, ketika keduanya bertemu di sela-sela ASEAN Foreign Ministers’ Meeting/Post Ministerial Conferences (AMM/PMC) di Manila pada pekan lalu.
“Indonesia siap untuk terus bekerja sama erat dengan Republik Korea guna menghasilkan kerja sama konkret,” kata Sugiono, dalam keterangan tertulis Kementerian Luar Negeri RI, Minggu.
Selain membahas mengenai tindak lanjut kunjungan Presiden RI ke Korea pada April lalu, kedua menteri juga sepakat untuk mempercepat implementasi berbagai komitmen yang telah disepakati para pemimpin kedua negara, khususnya melalui penguatan kerja sama di bidang pertahanan, energi, dan investasi.
Secara khusus, Menlu Cho Hyun menegaskan komitmen untuk mendorong investasi perusahaan Korea dalam pembangunan galangan kapal (shipyard) di Indonesia, yang akan mendukung pembangunan kapal komersial berukuran besar dan menengah serta memperkuat industri maritim Indonesia.
Kedua menlu juga bertukar pandangan mengenai perkembangan sejumlah isu-isu kawasan dan global, termasuk situasi di Iran dan Semenanjung Korea.
Menlu Cho Hyun menyampaikan dukungan bagi Indonesia untuk memainkan peran konstruktif dalam mendorong upaya de-eskalasi dan penyelesaian damai konflik di Iran.
Penguatan multilateralisme dan tatanan internasional berbasis hukum juga menjadi salah satu pembahasan dalam pertemuan kedua menteri tersebut.
Pertemuan bilateral ini mencerminkan komitmen Indonesia dan Korea untuk terus memperkuat kemitraan strategis yang semakin substantif serta berkontribusi bagi perdamaian, stabilitas, dan kemakmuran kawasan.
Baca juga: Korsel selesaikan pengiriman enam jet T-50i pesanan TNI AU
Baca juga: Kolaborasi kreator RI-Korea bangun ekosistem webtoon ke kancah global
Baca juga: Kemendag: Produk pangan RI meraih potensi ekspor Rp34 miliar di Korea
Pewarta: Yashinta Difa Pramudyani
Editor: M Razi Rahman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.