Rumah baca Harita Nickel dorong literasi anak di Pulau Obi
Rumah belajar ini merupakan komitmen Harita Nickel dalam mewujudkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat pada pilar pendidikan
Jakarta (ANTARA) - Harita Nickel membangun sejumlah rumah belajar di Pulau Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara, sebagai bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di bidang pendidikan untuk meningkatkan minat baca dan kemampuan literasi anak di daerah kepulauan.
Program tersebut menyediakan ruang pendidikan informal bagi anak-anak untuk memperoleh pendampingan tambahan di bidang literasi dan numerasi dasar di luar jam sekolah. Kegiatan dilakukan secara menyenangkan melalui membaca, menulis, berhitung, mendongeng, hingga permainan edukatif.
"Rumah belajar ini merupakan komitmen Harita Nickel dalam mewujudkan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat pada pilar pendidikan," kata Executive Vice President External Relations Harita Nickel Latif Supriadi di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan rumah belajar diharapkan menjadi ruang yang aman, nyaman, dan menyenangkan, bagi anak-anak untuk belajar sekaligus bermain. Selain meningkatkan wawasan, fasilitas tersebut diharapkan membantu membentuk karakter anak dan membimbing mereka dalam memanfaatkan teknologi secara bijak.
Baca juga: Hari Anak Nasional, Harita Nickel perkuat literasi anak Pulau Obi lewat rumah belajar
Berdasarkan data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS 2024, tingkat buta huruf anak usia 5-17 tahun secara nasional mencapai 7,10 persen. Di Maluku Utara, angkanya tercatat sedikit lebih tinggi yakni 7,19 persen.
Tantangan geografis wilayah Maluku Utara yang berbentuk kepulauan serta keterbatasan infrastruktur menjadi salah satu faktor yang turut mempengaruhi akses pendidikan dan literasi anak.
Hingga kini Harita Nickel telah mendirikan sejumlah rumah belajar, antara lain Rumah Belajar Taman Ceria di Desa Kawasi, Rumah Belajar Simore di Desa Gambaru, Rumah Belajar Cahaya Ilmu di Desa Ocimaloleo, dan Rumah Belajar Nyinga Moi di Desa Fluk.
Baca juga: Harita Nickel komitmen lindungi flora dan fauna di Pulau Obi
Sebanyak 210 siswa telah menerima manfaat dari program tersebut. Kegiatan belajar meliputi membaca selama 15 menit, pendampingan anak yang belum lancar membaca dan menulis, mendongeng, permainan edukatif, serta menonton film edukasi.
Pengajar Rumah Baca Ceria Imer Natalia Lumamuly mengatakan keberadaan rumah belajar membantu memberikan pendampingan lebih terarah kepada anak-anak yang masih mengalami kesulitan membaca, menulis, maupun berhitung.
Orang tua siswa juga merasakan manfaat keberadaan rumah belajar. Salah satu orang tua siswa, Hamsiah Drakel mengatakan anak-anak datang dengan senang karena kegiatan belajar juga disertai aktivitas bermain.
Program Rumah Belajar Harita Nickel sebelumnya meraih Subroto Awards 2025 kategori Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat Terinovatif Komoditas Mineral kategori Pendidikan.
Baca juga: Pemkab ajak Harita Nickel jadikan Soligi destinasi wisata bahari
Pewarta: Tri Meilani Ameliya
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.