RUU Kepulauan Akhirnya Dibahas Setelah 9 Tahung Terkatung-katung, DPD Sebut Bakal Jadi legacy Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026 - 10:31 WIB
Jakarta, VIVA – Dewan Perwakilan Daerah mengapresiasi Pemerintahan Presidne Prabowo Subianto yang mulai pembahasan Rancangan Undang-undang Kepulauan. RUU Tersebut diketahui tekatung-katung sejak 2017.
Baca Juga
Ketua DPD Sultan B Najamudin menegaskan, penantian dan perjuangan DPD Dalam mendorong pembahasan RUU Kepulauan tersebut saat ini berbuah manis.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Selama hampir sembilan tahun, sejak 2017, DPD RI mengusulkan RUU Daerah Kepulauan dalam setiap Program Legislasi Nasional, tahun demi tahun, tanpa lelah. RUU tersebut telah resmi masuk dalam Prolegnas Prioritas 2026," ujar Sultan dalam pidatonya di sidang bersama tahunan MPR, DPR dan DPD, Senayan, Jakarta, 14 Agustus 2026.
Baca Juga
"Melalui Sidang Bersama ini, DPD RI bersama jutaan masyarakat di daerah kepulauan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR RI atas dimulainya pembahasan RUU Daerah Kepulauan," tambahnya.
Dia pun meyakini, pembahasan yang dilakukan akan dinamis dan menjadi solusi-solusi dari permasalahan kepualauan yang terjadi saat ini. Sehingga, penerapannya dapat membawa manfaat dan mendorong ekonomi setempat.
Baca Juga
"Kami yakin dan percaya, RUU ini akan disahkan sebagai tonggak sejarah sekaligus legacy penting pemerintahan Presiden Prabowo dalam menghadirkan keadilan pembangunan dan memperkokoh Indonesia sebagai negara kepulauan," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Dia pun memastikan Dalam fungsi pengawasan, DPD RI turun langsung ke daerah mengawal pelaksanaan undang-undang yang terkait. khususnya berkaitan dengan otonomi daerah, dan hubungan pusat dan daerah.
"Pengelolaan sumber daya alam, pelaksanaan APBN, pajak, pendidikan, dan agama termasuk penyelenggaraan ibadah haji," tegasnya.
DPD Beberkan Duri dalam Daging yang Jadi Tantangan Pemerintah karena Gerus Daya Saing Nasional
Dewan Perwakilan Daerah menjabarkan duri dalam daging yang menjadi tantangan Pemerintah Presiden Prabowo Subianto. Butuh pengorbanan untuk mencabut duri-duri tersebut.
VIVA.co.id
14 Agustus 2026