Satgas Habema temukan 5.000 batang ganja di Yahukimo - ANTARA News Papua Tengah
Timika (ANTARA) - Satgas Pamtas RI–PNG Mobile Yonif 725/Woroagi Komando Operasi (Koops) TNI Habema menemukan dan mengamankan 5.000 batang tanaman ganja di dua lokasi di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema Letkol Inf M Wirya Arthadiguna dalam keterangan resmi yang diterima di Timika, Kamis mengatakan pengungkapan itu merupakan hasil penyelidikan yang dilakukan secara bertahap melalui pengumpulan informasi di lapangan.
"Dengan menempuh medan pegunungan yang terjal, cuaca yang tidak menentu, dan akses yang sulit dijangkau, personel melaksanakan pengintaian serta penguasaan wilayah untuk memastikan keberadaan lokasi yang diduga menjadi area penanaman ganja," ujarnya.
Setelah tiba di lokasi, personel melakukan pendataan, pendokumentasian, dan mengamankan sekitar 5.000 batang tanaman ganja sebagai barang bukti.
"Seluruh proses dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Temuan ganja itu berasal dari dua patroli keamanan yang dilakukan secara berkesinambungan sebagai tindak lanjut pengembangan informasi di lapangan," ujarnya.
Wirya menjelaskan 5.000 batang ganja yang diamankan pada Senin (13/7) itu ditemukan di dua lokasi. Lokasi pertama di Kampung Kima Kompleks, ditemukan sekitar 3.000 batang tanaman ganja. Sementara di Kampung Air Garam ditemukan sekitar 2.000 batang tanaman ganja.
Pada saat bersamaan, personel Satgas Habema juga mengamankan satu busur beserta 26 anak panah di sekitar lokasi di Kampung Air Garam.
Penyelidikan masih terus dikembangkan untuk mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab atas keberadaan ladang tersebut. Penanganan perkara dilakukan melalui sinergi antara TNI, Polri, dan instansi terkait sesuai dengan kewenangan masing-masing.
“Pengungkapan sekitar 5.000 batang tanaman ganja ini merupakan bagian dari komitmen Koops TNI Habema untuk menjaga masyarakat Papua, khususnya generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkotika. Bersama instansi terkait, kami akan terus bersinergi mencegah peredaran narkotika agar generasi penerus Papua dapat tumbuh sehat, aman, memperoleh kesempatan meraih cita-cita, dan membangun tanah kelahirannya,” tuturnya.
Wirya menambahkan, di balik keberhasilan pengungkapan ini tersimpan harapan agar semakin banyak anak dan generasi muda Papua terhindar dari bahaya narkotika.
"Melalui langkah-langkah preventif, penegakan hukum, dan kerja sama dengan seluruh elemen masyarakat, Koops TNI Habema terus berupaya menghadirkan rasa aman sekaligus menjaga masa depan Papua," ujarnya.
Pewarta: Handayani
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.