Satgas Karhutla dirikan posko di Bunguran Batubi-Natuna
Satgas Karhutla dirikan posko di Bunguran Batubi-Natuna
Kamis, 3 September 2026 20:05 WIB
Rapat evaluasi Satgas Karhutla Natuna di Kecamatan Bunguran Bunguran Timur pada Kamis (3/9/2026) dalam rangka mengetahui perkembangan operasi kesiapsiagaan pencegahan dan penanggulangan karhutla. ANTARA/Muhamad Nurman
Natuna (ANTARA) - Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, mendirikan posko di Kecamatan Bunguran Batubi, untuk memperkuat pemantauan sekaligus mempercepat penanganan potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah tersebut.
Pelaksana tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Natuna, Zulheppy, di Natuna, Kamis, mengatakan posko tersebut didirikan di Desa Gunung Putri sejak akhir Agustus 2026.
Ia menjelaskan, posko melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, pemerintah kecamatan dan desa, BPBD, hingga Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat).
Selain personel, sejumlah peralatan pemadam kebakaran juga disiagakan di lokasi untuk mendukung penanganan apabila terjadi kebakaran.
"Untuk saat ini, posko baru kita dirikan di Bunguran Batubi," ucapnya.
Menurut Zulheppy, Bunguran Batubi menjadi salah satu wilayah yang perlu mendapat perhatian karena cukup sering mengalami kebakaran hutan dan lahan.
Keberadaan posko diharapkan dapat mempermudah koordinasi antarinstansi serta mempercepat penyampaian informasi sebagai dasar untuk melakukan tindakan dan pertolongan apabila kondisi mendesak terjadi.
"Selain pendirian posko, kita juga tengah membagi zona kerja. Tujuannya agar penanganan bisa cepat terlaksana," katanya.
Ia menyebut, pada pagi tadi Satgas Karhutla telah melakukan rapat terbatas. Tujuannya adalah untuk mengevaluasi operasi kesiapsiagaan pencegahan dan penanggulangan karhutla.
Menurut dia, dalam pertemuan itu ditemukan data bahwa sejak 1 hingga 3 September 2026, telah terjadi lebih dari lima kejadian karhutla. Peristiwa tersebut diperkirakan telah menghanguskan lebih dari 40 hektare lahan.
"Salah satu hasil dari evaluasi adalah teman-teman yang bertugas akan diberikan dukungan vitamin," katanya.
Pewarta : Muhamad Nurman
Editor:
Ogen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.