Sebaran abu vulkanik GAK ke arah barat laut

Rabu, 9 September 2026 19:13 WIB

Image Print

Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi beserta dinas terkait dalam konferensi pers terkait kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau di Bandarlampung, Rabu (9/9/2026). ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi

Abu ini mengikuti dari arah angin

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Lampung menyatakan sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (GAK) bergerak ke arah barat laut dan mencapai sebagian wilayah Teluk Lampung.

"Berdasarkan analisis citra RGB Himawari-9 pada Rabu, pukul 10.00 WIB, teridentifikasi adanya sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau dari permukaan hingga ketinggian sekitar 7.000 feet atau 2,1 kilometer bergerak ke arah barat laut dan mencakup sebagian wilayah Teluk Lampung," ujar Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi di Bandarlampung, Rabu.

Ia mengatakan kondisi sebaran abu vulkanik telah berangsur berkurang, namun masyarakat tetap diminta menggunakan masker saat melakukan kegiatan di luar ruangan.

"Abu ini mengikuti dari arah angin, jadi masyarakat diminta untuk tetap menggunakan masker apabila beraktivitas di luar ruangan terutama saat terjadi paparan abu vulkanik," katanya.

Dia menjelaskan Gunung Anak Krakatau saat ini berada pada Status Level III, dan hari ini pada pukul 00.47 WIB terjadi satu kali erupsi, meski tidak teramati secara visual namun terekam pada seismograf dengan amplitudo maksimum 51 milimeter dengan durasi 28 detik dan telah dinyatakan selesai.

"Berdasarkan hasil pemantauan pada pukul 06.00-12.00 WIB, tidak tercatat adanya kejadian erupsi," ucap dia.

Menurut dia, pada periode pengamatan pukul 06.00-12.00 WIB tercatat dua kali gempa frekuensi rendah dengan amplitudo 13-17 milimeter dan durasi 5-8 detik.

Selain itu, satu kali gempa vulkanik dangkal dengan amplitudo 23 milimeter dan durasi 10 detik, dan satu kali gempa tremor menerus dengan amplitudo 1-5 milimeter dengan dominan 2 milimeter.

"Meskipun intensitas aktivitas mulai menurun, pemantauan tetap dilakukan karena aktivitas vulkanik belum berhenti dan perubahan morfologi gunung masih perlu diperhatikan," tambahnya.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Lampung: Sebaran abu vulkanik GAK ke arah barat laut

Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.