Sekolah Keluarga Pemkot Padang Panjang perkuat peran orang tua dalam pengasuhan anak
Padang Panjang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang Panjang, Sumatera Barat, kembali menggelar Sekolah Keluarga sebagai upaya memperkuat kapasitas orang tua dalam pengasuhan anak guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas sejak dari lingkungan keluarga.
Sebanyak 80 ibu mengikuti Sekolah Keluarga Angkatan II Tahun 2026 yang dibuka Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Selasa.
Allex Saputra mengatakan keluarga merupakan fondasi utama dalam membentuk karakter anak sehingga orang tua perlu memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai dalam menghadapi berbagai tantangan pengasuhan.
"Keberhasilan membangun generasi masa depan tidak hanya bergantung pada dunia pendidikan, tetapi juga sangat dipengaruhi pola pengasuhan yang diterapkan di rumah," katanya.
Ia menjelaskan anak yang tumbuh dengan pendampingan dan perhatian orang tua akan memiliki karakter yang lebih baik. Karena itu, orang tua juga perlu terus belajar agar mampu menjalankan perannya secara optimal.
Menurut dia, Sekolah Keluarga tidak hanya menjadi tempat menerima materi, tetapi juga menjadi ruang bagi para orang tua untuk saling berbagi pengalaman dan mencari solusi atas persoalan yang dihadapi dalam kehidupan rumah tangga.
Allex juga menyoroti besarnya peran ibu dalam keluarga, mulai dari masa kehamilan hingga mendampingi proses tumbuh kembang anak. Karena itu, ibu membutuhkan dukungan, pengetahuan, serta ruang untuk saling berbagi pengalaman.
"Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga ilmu yang diperoleh dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari demi terciptanya keluarga yang harmonis dan anak-anak yang berkualitas," ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang Ny. Maria Feronika Hendri Arnis mengatakan Sekolah Keluarga lahir dari kebutuhan masyarakat berdasarkan berbagai masukan kader TP-PKK yang menemukan masih banyak orang tua membutuhkan pemahaman lebih baik mengenai pola asuh dan pendidikan anak.
"Selain memberikan materi tentang parenting, kegiatan tersebut juga menjadi ruang yang aman bagi para ibu untuk berbagi cerita, menyampaikan persoalan, sekaligus memperoleh dukungan dari sesama peserta maupun narasumber," katanya.
Menurut Maria, perhatian pemerintah kepada masyarakat tidak selalu diwujudkan dalam bentuk bantuan materi, tetapi juga melalui penyediaan ruang belajar dan pendampingan yang memberikan manfaat jangka panjang.
Ia berharap para peserta memperoleh bekal ilmu yang memadai dalam mendampingi tumbuh kembang anak sekaligus membangun jejaring dan saling menguatkan antarorang tua.
Sekolah Keluarga Angkatan II Tahun 2026 turut dihadiri Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), organisasi perempuan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pemerintah Kota Padang Panjang berharap program tersebut mampu melahirkan lebih banyak keluarga yang tangguh, harmonis, dan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus bangsa.