Jakarta (ANTARA) - Sejumlah berita menarik dalam sepekan disajikan kembali untuk Anda, mulai dari bayi yang lahir pada 17 Agustus diberi nama oleh bupati hingga Kementerian Sosial dirikan dapur umum pascagempa di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selengkapnya dapat disimak di sini.

1.) Lahir 17 Agustus, bayi di Serang dapat nama istimewa dari Bupati

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Serang, Banten, diwarnai momen penuh kehangatan saat Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah memberikan nama yang indah bagi seorang bayi perempuan yang lahir tepat pada hari bersejarah tersebut, Senin (17/8).

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Selasa, mengatakan telah menyempatkan diri menjenguk warga yang baru melahirkan di UPT Puskesmas Kramatwatu. Bayi perempuan dari pasangan Sardina dan Masturoh, warga Kampung Kejayan, Desa Pejaten.

2.) Cara cek desil bansos 2026 pakai NIK KTP di cek bansos

Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan sosial 2026 sekaligus melihat desil kesejahteraan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.

Pengecekan dilakukan melalui laman resmi Cek Bansos. Data yang digunakan saat ini bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

3.) BNPB imbau masyarakat segera lapor jika temukan titik api karhutla

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat, terutama yang berada di wilayah Kalimantan dan Sumatera, agar segera melapor ke petugas atau pemerintah daerah apabila menemukan titik api ataupun kejadian kebakaran.

Menurut Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan, pelaporan tersebut bermanfaat untuk mempercepat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

4.) Dapur umum Kemensos mulai beroperasi pascagempa di Nagekeo, NTT

Kementerian Sosial mulai mengoperasikan dapur umum sejak hari ini guna melayani kebutuhan permakanan korban gempa di Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul dalam pernyataan tertulis di Jakarta pada Senin mengatakan dapur umum yang berada di Kecamatan Aesesa tersebut menyiapkan sekitar 750 hingga 1.000 bungkus makanan untuk makan malam warga.

5.) Basarnas ungkap perbedaan data manifes & korban terevakuasi KMP Yasmin

Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menekankan pentingnya akurasi dan integrasi data manifes sebagai dasar penentuan target pencarian hingga kunci keberhasilan operasi SAR, khususnya dalam peristiwa tenggelamnya KMP Putri Yasmin.

Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii mengatakan jumlah korban yang berhasil dievakuasi oleh pihaknya hingga hari kedelapan operasi SAR berbeda dengan data manifes yang tercatat.

Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Wuryanti Puspitasari
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.