Serangan Drone Ukraina Tewaskan 9 Orang di Rusia
Liputan6.com, Kyiv - Serangan drone Ukraina menghantam dua gudang besar, salah satunya berada di sebelah timur Moskow, dalam serangkaian serangan yang berlangsung sepanjang malam hingga Sabtu siang. Sedikitnya sembilan orang tewas dan lebih dari 80 lainnya terluka, menurut pejabat Rusia.
Pasukan Ukraina terus melancarkan serangan udara terhadap infrastruktur energi dan target militer di dalam wilayah Rusia. Serangan tersebut ditujukan untuk mengganggu upaya perang Moskow sekaligus membuat warga Rusia merasakan dampak invasi besar-besaran Kremlin ke Ukraina yang kini telah memasuki tahun kelima.
Menurut pejabat Rusia, dua gudang milik Wildberries, salah satu perusahaan ritel daring terbesar di Rusia, dihantam drone Ukraina pada Sabtu dini hari. Salah satu gudang berada di Kota Kotovsk, wilayah Tambov, sekitar 360 kilometer dari perbatasan Ukraina. Gudang lainnya terletak di Kota Elektrostal, sekitar 50 kilometer sebelah timur Moskow.
Gubernur Wilayah Moskow Andrei Vorobyov mengatakan, sebuah drone Ukraina juga menghantam depot minyak di Kota Noginsk, yang berada di sebelah utara Elektrostal. Serangan itu memicu kebakaran dan memaksa otoritas mengevakuasi sebuah rumah sakit bersalin serta sebuah gedung permukiman di dekat lokasi.
Pecahan drone juga menghantam sebuah bangunan taman kanak-kanak dan memicu kebakaran yang kemudian berhasil dipadamkan, kata Vorobyov.
Gubernur Tambov Yevgeny Pervyshov mengatakan tujuh pekerja shift malam tewas dalam serangan terhadap gudang di Kotovsk. Sebanyak 25 orang lainnya terluka.
Sementara itu, Vorobyov melaporkan 61 orang terluka di wilayah Moskow. Sebanyak 20 orang menjalani perawatan jalan dan 40 lainnya harus dirawat di rumah sakit. Satu orang meninggal akibat luka-luka yang dideritanya.
Satu orang lainnya tewas dan seorang lagi terluka dalam serangan drone Ukraina di wilayah Belgorod pada Sabtu siang, menurut pejabat setempat.
Pendiri Wildberries Tatyana Kim mengatakan kedua gudang terbakar akibat serangan tersebut. Kebakaran di Kotovsk telah berhasil dipadamkan. Sementara itu, gambar dan video yang beredar di media Rusia memperlihatkan kobaran api besar di fasilitas Elektrostal, dengan kepulan asap tebal membumbung tinggi.