Serangan Israel Bunuh Jurnalis dan Delapan Warga Palestina |Republika Online
Citra satelit Google Earth yang menggambarkan kehancuran di Gaza akibat serangan brutal Israel.
REPUBLIKA.CO.ID,GAZA -- Serangan militer Israel di berbagai wilayah Gaza telah membunuh sedikitnya delapan warga Palestina, termasuk seorang jurnalis dan melukai lebih dari 15 orang lainnya. Hal ini menurut konfirmasi pihak rumah sakit, di tengah pelanggaran Israel berkelanjutan terhadap kesepakatan gencatan senjata.
Di Kota Gaza, serangan udara Israel menyasar sebuah kendaraan di kawasan Tal al-Hawa, membunuh lima warga Palestina dan melukai beberapa orang lainnya, menurut sumber medis di Kompleks Medis Al-Shifa.
Serangan udara Israel lainnya yang menyasar sebuah gedung apartemen hunian di dekat Rumah Sakit Al-Shifa membunuh seorang perempuan Palestina.
Di wilayah selatan Gaza, jurnalis Palestina Muhammad Abdel Aziz al-Najjar wafat bersama korban lainnya, ketika sebuah pesawat nirawak (drone) Israel menghantam kerumunan warga sipil di dekat Masjid Al-Awqaf di kawasan Al-Mawasi, sebelah utara Khan Younis.
Kompleks Medis Nasser mengonfirmasi wafatnya al-Najjar dan menyatakan bahwa korban luka lainnya masih dalam perawatan, dikutip dari laman TRT World, Jumat (2/10/2026)
Jumlah Jurnalis Korban Genosida Tembus 263 Jiwa
Al-Najjar bekerja sebagai penyiar untuk Radio Holy Quran dan menjabat sebagai imam Masjid Ibad al-Rahman, ia tetap menjalankan tugas jurnalistiknya meskipun telah mengungsi dari Khuza'a, sebelah timur Khan Younis.
Wafatnya menyusul saudaranya yang telah wafat lebih dulu, Muhannad. Kakanya wafat dalam peristiwa genosida yang dilakukan Israel di Gaza.
Kantor media pemerintah di Gaza mengonfirmasi bahwa wafatnya al-Najjar menjadikan total jumlah jurnalis dan pekerja media yang wafat sejak dimulainya perang genosida ini mencapai 263 orang.
Di wilayah tengah dan selatan Gaza, serangan drone dan tembakan Israel melukai enam warga lainnya pada hari Rabu.
Serangan drone terhadap tenda pengungsi di dekat Dream Palace Hall, sebelah barat Khan Younis, melukai empat orang, termasuk dua anak-anak.
Di wilayah tengah Gaza, pasukan Israel melukai dua warga secara kritis di kawasan Abu al-Ajeen, sebelah tenggara Deir al-Balah, sementara tembakan tank secara intensif menyasar wilayah selatan Khan Younis.
Pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Israel telah membunuh 1.431 warga Palestina, melukai 5.026 orang, dan menyebabkan ditemukannya 834 jenazah sejak Oktober 2025.
Sejak Oktober 2023, genosida yang dilakukan Israel telah membunuh 74.032 warga Palestina, melukai 175.142 orang, dan menghancurkan 90 persen infrastruktur sipil.
Sumber: