Jakarta -

Merek mobil di bawah naungan grup Chery, Lepas, bakal terus menyiapkan amunisi baru buat bertarung di pasar otomotif Indonesia. Setelah meluncurkan Lepas L8 dan Lepas E4, Lepas menyiapkan tiga mobil baru, setidaknya sampai 2027.

Vice Country Director Lepas Indonesia Temmy Wiradjaja mengatakan, merek Lepas sudah mulai diperkenalkan di Indonesia setahun terakhir ini. Lepas telah meluncurkan dua produk pertamanya, Lepas L8 dan Lepas E4. Lepas L8 mengadopsi sistem plug-in hybrid (PHEV), sementara Lepas E4 merupakan mobil full listrik.

Menurut Temmy, Lepas Indonesia akan meluncurkan satu mobil baru lagi di Indonesia tahun ini. Kemungkinan yang akan diluncurkan adalah Lepas L6 (PHEV) atau Lepas E6 (listrik).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Soon, nanti ada lagi model yang akan datang mungkin (posisinya) di antara E4 dan L8. Jadi ini tipe 6 lah. Kemungkinan selambat-lambatnya di GJAW. Kuartal 4, selambat-lambatnya di GJAW," kata Temmy saat ditemui di kantor redaksi detikcom di Jakarta, Rabu (19/8/2026).

Selain mobil baru yang akan meluncur tahun ini, Lepas akan menyiapkan dua mobil baru lagi tahun depan. Jadi, total lini produk Lepas di Indonesia sampai 2027 adalah lima model.

"Tahun depan, perkiraan ada 2 model lagi yang akan kita bawa masuk ke Indonesia. Jadi total keseluruhan sampai 2027 itu minimal ada 5 model," ujar Temmy.

"Karena Lepas sendiri latar belakangnya memang dari grup Cherry, jadi kita lumayan cepat untuk pengembangan," sambungnya.

Mobil-mobil Lepas mengusung teknologi EV dan PHEV. Menurut Temmy, seri 6 nantinya akan mengusung teknologi EV dan PHEV.

"Kemungkinan yang 4 juga mungkin ada PHEV-nya, yang 8 juga ada EV-nya. Tapi itu adalah model yang sama. Tapi nanti di tahun depan ada 2 model lain yang kita bawa di Indonesia," sebut Temmy.

Lepas Catat 800 SPK di GIIAS 2026

Pameran otomotif Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 menjadi ajang Lepas unjuk gigi ke masyarakat Indonesia. Temmy menyebut, Lepas menerima lebih dari 800 unit SPK (surat pemesanan kendaraan) selama GIIAS 2026 berlangsung.

"Meskipun kita boleh dibilang first debut masuk ke market, karena kita punya background group-nya, Cherry, yang udah mungkin di Indonesia cukup lama dan memiliki produk-produk yang trusted, dipercaya, itu membuat konsumen lebih yakin dengan produk-produk kita. Lumayan baik sih, menurut saya," sebut Temmy.

Di GIIAS 2026, Lepas menerima SPK sebanyak 858 unit yang terdiri dari Lepas L8 dan Lepas E4. Setidaknya 95 persen dikuasai oleh Lepas E4 yang dijual dengan harga Rp 339 juta selama GIIAS 2026.

(rgr/dry)