Seva Paramahita Award 2026, BPJS Kesehatan Sleman apresiasi 9 Faskes

Kamis, 17 September 2026 06:38 WIB

Image Print

BPJS Kesehatan menggelar penganugerahan Seva Paramahita Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen memberikan pelayanan berkualitas serta menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), Selasa (15/9). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan

Yogyakarta (ANTARA) - BPJS Kesehatan menggelar penganugerahan Seva Paramahita Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen memberikan pelayanan berkualitas serta menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Mengusung semangat gotong royong, kegiatan ini dihadiri 28 peserta yang terdiri dari perwakilan fasilitas kesehatan, Dinas Kesehatan serta perwakilan organisasi profesi dan asosiasi fasilitas pelayanan kesehatan, Selasa (15/9).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Sleman Wahyudi Putra Pujianto menyampaikan Seva Paramahita Award merupakan bentuk penghargaan atas komitmen fasiltas kesehatan dalam meningkatkan mutu layanan yang berdampak pada kepuasan peserta JKN.

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada fasilitas kesehatan yang berkomitmen mendukung Program JKN melalui upaya peningkatan mutu pelayanan. Harapannya, peningkatan mutu tersebut dapat memberikan dampak positif terhadap kepuasan peserta JKN,” ujar Wahyudi.

Ia menjelaskan terdapat dua aspek utama yang menjadi dasar penilaian kinerja fasilitas kesehatan, yaitu komitmen kendali mutu dan komitmen kendali biaya yang kemudian dijabarkan ke dalam sejumlah indikator penentu kualitas pelayanan dan efektivitas penyelenggaraan Program JKN.

Pada gelaran ajang penghargaan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Sleman memberikan apresiasi kepada empat Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) dan lima Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL) yang berkomitmen dalam pelayanan kesehatan Program JKN tingkat kantor cabang tahun 2026.

Adapun penerima apresiasi Fasilitas Kesehatan Berkomitmen dalam Pelayanan Kesehatan Program JKN Tingkat Kantor Cabang Sleman Tahun 2026 untuk kategori Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) meliputi Tempat Praktik Mandiri Dokter yang diraih dr. Siti Rahayu, Tempat Praktik Mandiri Dokter Gigi diraih drg. Sri Herwindra Ratna, Klinik Pratama diraih Klinik Sayang Keluarga, serta Puskesmas diraih Puskesmas Godean I.

Untuk kategori Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL), penghargaan diraih RSUP Dr. Sardjito untuk kategori Rumah Sakit Tipe A, RS Akademik UGM untuk kategori Rumah Sakit Tipe B, RSU Sakinan Idaman untuk kategori Rumah Sakit Tipe C, RS Panti Nugroho untuk kategori Rumah Sakit Tipe D, serta RSKIA Sadewa untuk kategori Rumah Sakit Khusus.

Wahyudi menekankan pentingnya makna gotong royong yang menjadi tema utama gelaran tahun ini sebagai pengingat bahwa Program JKN tidak mungkin dijalankan BPJS Kesehatan sendirian tanpa dukungan kemitraan strategis dari fasilitas kesehatan.

“JKN adalah kerja bersama dan membutuhkan kolaborasi seluruh ekosistem. Program ini bukan hanya milik BPJS Kesehatan, tetapi merupakan tanggung jawab bersama dalam memberikan pelayanan terbaik kepada peserta. Sesuai dengan tema Seva Paramahita Award tahun ini, mari kita terus memperkuat gotong royong untuk jaminan kesehatan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan,” ungkap Wahyudi.

Ia berharap fasilitas kesehatan yang menerima penghargaan dapat menjadi panutan sekaligus sarana penyebarluasan praktik terbaik dalam peningkatan mutu layanan, sehingga pengalaman dan inovasi yang telah diterapkan dapat menjadi inspirasi bagi fasilitas kesehatan lainnya.

“Selamat kepada seluruh penerima penghargaan. Kami berharap fasilitas kesehatan terpilih dapat menjadi role model dan menularkan praktik terbaik kepada fasilitas kesehatan lainnya. Semoga penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh fasilitas kesehatan untuk terus tumbuh dan berkembang melalui kompetisi yang positif,” tutur Wahyudi.

Ia juga menyampaikan apresiasi atas dedikasi, inovasi, dan kerja keras seluruh fasilitas kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Program JKN, seraya berharap seluruh upaya yang telah terbangun dapat terus ditingkatkan agar masyarakat di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dapat merasakan pelayanan JKN yang semakin mudah, cepat, setara, berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Daerah Istimewa Yogyakarta Gregorius Anung Trihadi menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan penghargaan bagi fasilitas kesehatan yang berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Menurut Anung, komitmen pelayanan kesehatan perlu dilihat dari berbagai perspektif baik regulator, penjamin, maupun pasien, dimana dari sisi regulator, mutu pelayanan dan keselamatan pasien menjadi hal yang tak terpisahkan dari upaya peningkatan kualitas fasilitas pelayanan kesehatan.

“Komitmen dalam memberikan pelayanan tentunya menjadi perhatian dari sisi regulator, penjamin, dan pasien. Kalau dari sisi kami sebagai regulator, tidak terlepas dari mutu pelayanan yang diberikan oleh rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya. Pada akhirnya, seluruh indikator yang dinilai bermuara pada bagaimana memberikan pelayanan yang optimal, berorientasi kepada pasien, serta menjamin mutu dan keselamatan pasien,” ujar Anung.

Ia menambahkan Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta bersama pemerintah kabupaten/kota berkomitmen memastikan fasilitas pelayanan kesehatan memenuhi standar pelayanan minimal dan terus meningkatkan kualitas layanan.

Pewarta : N008
Editor: Nur Istibsaroh
COPYRIGHT © ANTARA 2026