Sino-Indonesian Shipbuilding Technology Academy mencetak talenta maritim global
Sino-Indonesian Shipbuilding Technology Academy mencetak talenta maritim global
Kamis, 16 Juli 2026 20:06 WIB
Dekan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Prof. Dr. Ir. Budiyono, M.Si., dan Direktur Jiangsu Shipping College, Mr. Liu Fangwu, menunjukkan dokumen Framework Agreement setelah penandatanganan pendirian Sino-Indonesian Shipbuilding Technology. ANTARA/HO-Undip
Semarang (ANTARA) - Indonesia dan China menandai babak baru kerja sama pendidikan vokasi maritim melalui peluncuran Sino-Indonesian Shipbuilding Technology Academy (SISTA) di Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) yang akan mencetak talenta maritim global.
Dekan SV Undip Prof Budiyono, di Semarang, Kamis, mengatakan pembentukan SISTA merupakan langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan mitra internasional untuk menghasilkan talenta maritim berdaya saing global.
Peluncuran akademi ditandai dengan penandatanganan Framework Agreement oleh empat institusi, yaitu Jiangsu Shipping College (JSSC), SV Undip, Zhongtian Technology Group Marine Engineering Co, Ltd, dan Nantong International Economic and Technical Cooperation Association (NTFEC).
Serta, peresmian prasasti Sino-Indonesian Shipbuilding Technology Academy sebagai simbol dimulainya kolaborasi jangka panjang Indonesia–China di bidang pendidikan vokasi maritim.
Akademi tersebut diharapkan menjadi platform kolaborasi antara perguruan tinggi, industri, dan mitra strategis kedua negara dalam menyiapkan SDM maritim yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global.
"Kami tidak hanya menandatangani sebuah kerja sama, tetapi membangun sebuah ekosistem kolaborasi yang menghubungkan pendidikan, industri, dan inovasi," katanya.
Melalui SISTA, pihaknya ingin menghadirkan lebih banyak kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman internasional, mengembangkan kompetensi global, dan lebih siap memasuki industri maritim masa depan.
Berbeda dengan banyak kerja sama internasional yang berhenti pada penandatanganan dokumen, pembentukan Sino-Indonesian Shipbuilding Technology Academy langsung diikuti dengan berbagai langkah implementasi.
Dilaksanakan juga penandatanganan Implementation Agreement yang melibatkan 14 institusi dan perusahaan, terdiri atas lima sekolah/departemen di Jiangsu Shipping College, lima perusahaan, serta Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin) dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang.
Selain itu, turut dilakukan penandatanganan kerja sama dengan tiga perusahaan dari China dan dua perusahaan dari Indonesia, sehingga kolaborasi yang dibangun tidak hanya menghubungkan perguruan tinggi, tetapi juga memperkuat keterlibatan dunia industri sejak tahap awal.
Delegasi Jiangsu Shipping College, terdiri atas 25 mahasiswa yang hadir secara langsung di Semarang, 50 mahasiswa yang mengikuti kegiatan secara daring, serta didampingi 10 dosen dari berbagai bidang keahlian.
International Summer Course menghadirkan materi dari lima program studi dengan perspektif internasional dari lima negara, yaitu China, Amerika Serikat, Jerman, Jepang, dan Malaysia.
Sementara itu, Direktur Jiangsu Shipping College, Mr Liu Fangwu menyampaikan optimismenya terhadap masa depan kerja sama kedua institusi, dan menyambut secara terbuka adanya pertukaran akademik, kunjungan studi, dan program kerja sama
Pada kesempatan tersebut, delegasi Jiangsu Shipping College juga menyerahkan replika Peta Jalur Sutra kepada SV Undip sebagai simbol persahabatan dan semangat membangun konektivitas baru melalui pendidikan, teknologi, dan inovasi.
Peta tersebut menjadi pengingat bahwa hubungan maritim Indonesia–China telah terjalin sejak masa pelayaran Laksamana Cheng Ho dan kini memasuki babak baru melalui kolaborasi pendidikan vokasi, pengembangan teknologi perkapalan, dan pembangunan sumber daya manusia.
Baca juga: Dosen UIN Walisongo raih gelar doktor dengan 4 publikasi scopus
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.