Soto hingga Pecel, 5 Makanan di Suriname Ini 'Kembar' dengan Indonesia
Jakarta -
Di Suriname ada beberapa kuliner yang mirip makanan Indonesia. Misalnya bami yang mirip bakmi, pitjel yang mirip pecel, hingga lumpia.
Suriname merupakan negara kecil di Amerika Selatan yang memiliki hubungan budaya cukup kuat dengan Indonesia. Kemiripan itu terlihat dari bahasa, tradisi, hingga makanan yang masih populer sampai sekarang.
Hubungan tersebut tidak lepas dari kedatangan pekerja asal Jawa ke Suriname pada 1890-1939. Sebanyak 32.965 pekerja dari Jawa dibawa ke Suriname dan kemudian membentuk komunitas Jawa di sana.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Warisan kuliner mereka pun terus berkembang hingga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Suriname. Di sejumlah warung, pengunjung masih dapat menemukan bami, nasi, saoto, pitjel, hingga berbagai makanan Indonesia lainnya.
Berikut ini 5 makanan khas Suriname yang mirip hidangan Indonesia:
Di Surinami ada hidangan bernama bami yang mirip dengan bakmi khas Indonesia. Foto: Istimewa
1. Bami dan Bakmi
Bami menjadi salah satu makanan Jawa yang populer di Suriname. Hidangan ini memiliki kemiripan dengan bakmi atau mi goreng yang banyak ditemukan di Indonesia.
Bami biasanya dibuat dari mi yang ditumis bersama telur, sayuran, daging, atau udang. Rasanya gurih dengan warna kecokelatan karena penggunaan kecap dalam masakannya.
Menariknya, versi Suriname tidak selalu menggunakan mi seperti di Indonesia. Beberapa sajian bami justru menggunakan pasta spaghetti sebagai bahan utamanya.
2. Saoto dan Soto Ayam
Masyarakat Suriname juga mengenal hidangan berkuah bernama saoto. Nama dan bentuknya mengingatkan pada soto ayam yang populer di berbagai daerah Indonesia.
Saoto dibuat menggunakan kaldu ayam dengan suwiran daging, taoge, bihun, telur rebus, dan bawang goreng. Kuahnya cenderung bening sehingga sekilas sangat mirip dengan soto ayam.
Saoto disebut sebagai salah satu hidangan yang dibawa masyarakat Jawa ke Suriname. Kini makanan tersebut bahkan menjadi bagian dari kuliner Suriname dan mudah ditemukan di warung Jawa.
3. Pitjel dan Pecel
Pecel juga memiliki kembaran di Suriname yang disebut pitjel atau pitjel. Hidangan ini terdiri dari sayuran yang disiram menggunakan saus kacang.
Sayuran yang digunakan antara lain kangkung, taoge, kol, dan kacang panjang. Beberapa versi pitjel juga menggunakan okra sebagai tambahan sayuran.
Perbedaannya terletak pada cita rasa bumbu kacangnya. Bumbu pitjel di Suriname disebut cenderung lebih asin dan tidak semanis bumbu pecel yang umum ditemukan di Indonesia.
Di Suriname, hidangan yang serupa dengan nasi goreng lebih dikenal dengan nama nasi. Foto: Getty Images/iStockphoto/fdastudillo
4. Nasi dan Nasi Goreng
Di Suriname juga ditemukan menu bernama nasi. Bagi masyarakat setempat, nasi juga dapat merujuk pada nasi goreng yang menjadi makanan populer di komunitas Jawa.
Nasi biasanya dibuat dari nasi yang digoreng bersama bumbu dan kecap. Hidangan ini dapat disantap dengan ayam, sayuran, kacang tanah, serta acar sebagai pelengkap.
Di pasar Jawa Suriname, hidangan ini menjadi salah satu makanan yang banyak dicari. Bahkan ketika memesan nasi, yang disajikan umumnya adalah nasi goreng, bukan nasi putih seperti yang lazim di Indonesia.
5. Loempia dan Lumpia
Suriname juga memiliki camilan bernama loempia yang sangat mudah dikenali oleh orang Indonesia. Bentuknya berupa kulit tipis berisi sayuran dan terkadang ditambahkan daging.
Loempia Suriname umumnya berisi sayuran dengan tambahan ayam atau daging sapi berbumbu. Camilan ini dapat ditemukan sebagai jajanan dan juga menjadi pendamping hidangan lainnya.
Meski serupa, teksturnya tidak selalu sama dengan lumpia Indonesia. Kulit loempia Suriname dapat dibuat lebih tebal sehingga hasil akhirnya berbeda dari lumpia Semarang yang terkenal renyah.
Halaman 2 dari 2
Simak Video "Potensi Besar Kuliner Indonesia Masuk Pasar Internasional "
[Gambas:Video 20detik]
(dfl/adr)