Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Suahasil Nazara memastikan kanal aduan di lingkup Kementerian Keuangan akan terus dibuka untuk masyarakat, termasuk 'Lapor Pak Menkeu' dan kanal aduan di tiap-tiap direktorat di lingkaran Kemenkeu.

Dirinya menjelaskan bahwa kanal laporan tidak hanya terbuka dari Kementerian Keuangan secara umum saja, namun juga dai eselon satu dan direktorat di dalamnya.

"Laporan Kementerian Keuangan secara umum juga terbuka. Berbagai macam channel laporan terbuka. Laporan pajak terbuka, laporan kepabeanan dan cukai terbuka," tegas Suahasil.

Ke depan, Suahasil berniat ingin membuat daftar kanal laporan yang bisa diakses masyarakat untuk melaporkan segala sesuatu sekaligus memastikan bahwa tiap aduan akan dikerjakan secara institusional.

"Saya punya inspektur jenderal yang saya minta untuk melihat secara keseluruhan. Kalau ada laporan itu artinya apa? Dan kemudian nanti tentu kita tindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," ucapnya.

Lebih lanjut, Suahasil mengundang masyarakat untuk memanfaatkan berbagai kanal aduan di Kementerian Keuangan tersebut

"Channel laporan di setiap unit eselon satu dan di Kementerian Keuangan secara keseluruhan kita tetap buka. Dan kita undang untuk melaporkan lewat jalur-jalur tersebut."

Kanal aduan tersebut dibuka agar Kementerian keuangan bisa mendengar dan menuntaskan masalah masyarakat secara langsung.

Salah satunya adalah kanal aduan masyarakat terkait perpajakan dan bea cukai melalui 'Lapor Pak Menkeu' yang bisa diakses langsung melalui aplikasi WhatsApp di nomor 082240406600.

Selanjutnya untuk mengonfirmasi laporan, Kementerian Keuangan akan menghubungi melalui nomor 08159966662. Perlu diketahui nomor tersebut berbeda dengan nomor untuk mengirimkan aduan. Di era Purbaya, kanal ini sempat diberi nama 'Lapor Pak Purbaya'. Selama Purbaya menjabat, dirinya rutin memaparkan temuan dari kanal pelaporan tersebut.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]