Sulawesi Tengah perkuat kapasitas calon wirausaha di Morowali Utara
Sulawesi Tengah perkuat kapasitas calon wirausaha di Morowali Utara
Rabu, 9 September 2026 15:04 WIB
Arsip - Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah Sumarno (kedua kanan) saat membuka pelatihan wirausaha baru di Banggai Kepulauan. ANTARA/HO-PPID Dinkop UKM Sulteng
Morowali Utara, Sulteng (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) memperkuat kapasitas pelaku usaha dan calon wirausaha di Kabupaten Morowali Utara dalam upaya menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan perekonomian masyarakat.
“Pelatihan wirausaha baru ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menumbuhkan wirausaha baru yang mampu mengembangkan usaha secara mandiri dan berdaya saing,” kata Sekretaris Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Provinsi Sulawesi Tengah Aswin di Morowali Utara, Rabu.
Ia menjelaskan program tersebut dirancang sebagai salah satu strategi pemerintah untuk menekan angka pengangguran dan kemiskinan melalui penciptaan peluang usaha bagi masyarakat produktif.
Menurut dia, sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah.
Sebanyak 40 pelaku usaha dan calon wirausaha mengikuti Pelatihan Penumbuhan Wirausaha Baru (WUB) 2026. Dalam pelatihan tersebut, peserta mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kapasitas dalam mengembangkan usaha, mulai dari perencanaan usaha, pengembangan produk, pemasaran hingga peningkatan daya saing.
Pelatihan tersebut, kata dia, merupakan bagian dari target Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam RPJMD 2025-2029 melalui misi Berani Harmoni, dengan sasaran menumbuhkan 25.000 wirausaha baru selama lima tahun atau sekitar 5.000 wirausaha baru setiap tahunnya.
Ia mengatakan pertumbuhan UMKM diharapkan tidak hanya meningkatkan pendapatan masyarakat, tetapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru.
“Tumbuhnya satu unit usaha UMKM setidaknya diharapkan mampu membuka kesempatan kerja bagi satu orang tenaga kerja,” katanya.
Ia juga mengatakan pelibatan tenaga ahli dari kalangan akademisi dan praktisi merupakan bagian dari desain program WUB Provinsi Sulawesi Tengah untuk memberikan pendampingan, melakukan evaluasi, serta mengawal tingkat keberhasilan program hingga akhir pelaksanaan.
Ia menambahkan melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan, tetapi juga mampu mengembangkan usaha yang berkelanjutan, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan perekonomian keluarga.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Morowali Utara Yenismal Botuale mengatakan program penumbuhan wirausaha baru menjadi semakin penting di tengah berbagai tantangan ketenagakerjaan, termasuk adanya pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan di kawasan industri Morowali Utara.
“Terima kasih atas pelaksanaan program Berani Harmoni. Program ini sangat berarti bagi masyarakat, khususnya di tengah kondisi banyaknya karyawan yang terkena PHK,” ujarnya.
Menurut dia, penumbuhan wirausaha baru diharapkan dapat membuka peluang usaha dan sumber pendapatan baru bagi masyarakat.
Pewarta : Nur Amalia Amir
Editor:
Muhammad Zulfikar
COPYRIGHT © ANTARA 2026