Suntik Motivasi Srikandi Muda, 2 Legenda Juara Dunia Jepang Pimpin 'Coaching Clinic' MilkLife Soccer Challenge
Dian Eko Prasetio
| 17 September 2026, 19:58 WIB

Para peserta coaching clinic bertajuk MilkLife Soccer Challenge with Pokemon bersama dua legenda sepakbola putri Jepang, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama, di Lapangan KingKong Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026). AKURAT.CO/Dian Eko Prasetio.
AKURAT.CO, Sebanyak 74 pesepakbola putri belia (10–13 tahun) dari wilayah Jakarta dan sekitarnya mendapat kesempatan emas menimba ilmu langsung dari dua legenda sepakbola putri Jepang, Mana Iwabuchi dan Aya Miyama.
Mereka berkesempatan mengikuti sesi coaching clinic bertajuk 'MilkLife Soccer Challenge with Pokemon' di Lapangan KingKong Arena, Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (17/9/2026).
Kedua sosok legendaris yang membawa Timnas Jepang menjuarai Piala Dunia Putri FIFA 2011 tersebut hadir membagikan metodologi latihan, teknik dasar, hingga motivasi bertanding kepada para peserta MilkLife Soccer Extra Training yang tengah dipersiapkan menuju ajang MilkLife Soccer Challenge All-Stars tahun depan.
Hadirkan 'Role Model' Demi Jaga Kesinambungan Pembinaan
Program Director MilkLife Soccer Challenge, Teddy Tjahjono, menegaskan bahwa kehadiran Iwabuchi dan Miyama ditujukan sebagai role model nyata bagi perkembangan pemain di tingkat grassroots.
Baca Juga: Puji Ekosistem Surabaya, Jacksen F Tiago Sebut Talenta MilkLife Soccer Challenge Kian Matang
Pengalaman bertanding internasional dari para bintang dunia ini diharapkan melengkapi bekal kompetisi yang didapat para atlet sepakbola putri belia.
"Dengan kehadiran keduanya, kami ingin memberikan bukti nyata bahwa dari kegiatan sepak bola yang mereka lakukan dari kecil bisa membuahkan prestasi yang luar biasa pada saat mereka dewasa," kata Teddy di KingKong Arena, Jakarta, Kamis (17/9/2026).
"Aya dan Mana membuktikan bahwa sepak bola yang mereka tekuni sejak kecil, jika dijalani secara konsisten akan memetik hasil luar biasa seperti mendapatkan medali Olimpiade dan Juara Piala Dunia Wanita FIFA."
Dukungan serupa juga disampaikan Corporate Officer The Pokemon Company, Susumu Fukunaga, yang menilai kolaborasi ini berhasil menciptakan ruang olahraga yang inklusif dan menyenangkan, sekaligus mempertemukan talenta muda Indonesia dengan figur inspiratif dunia.
Selama 90 menit pelatihan, para peserta digembleng materi koordinasi fisik, ball touch, juggling, hingga teknik kontrol dan akurasi tembakan. Sesi latihan diakhiri dengan simulasi pertandingan di mana Mana Iwabuchi dan Aya Miyama terjun langsung bermain bersama para peserta.
Mantan penyerang Arsenal Women, Mana Iwabuchi, juga menyoroti pentingnya penguasaan fondasi teknik sejak dini. Ia mengapresiasi daya juang dan antusiasme tinggi yang ditunjukkan para srikandi-srikandi Indonesia.