Jakarta (ANTARA) - Hasil survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI) menunjukkan bahwa 65,2 persen dari total 1.200 responden yang tersebar di 38 provinsi Indonesia mengaku puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Dari jumlah itu, sebagaimana dipaparkan oleh Direktur Eksekutif Adi Prayitno saat peluncuran hasil Survei Nasional "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Jakarta, Minggu, 62,3 persen responden puas, sementara 2,9 persen sangat puas.

Adi menjelaskan tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden itu dapat dilihat dari sebaran wilayah dan kategori usia, gender, agama, suku, tingkat pendidikan, dan tingkat kesejahteraan responden.

Wilayah Kalimantan dan Sulawesi menduduki peringkat teratas untuk jumlah responden yang paling banyak mengaku puas terhadap kinerja Presiden, yaitu sebesar 81,3 persen, diikuti oleh Bali, kawasan Nusa Tenggara, dan kawasan Indonesia Timur 70,9 persen, Sumatra 63,1 persen, Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat 65,5 persen, kemudian Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Yogyakarta 57,6 persen.

Jika dibagi dalam kategori wilayah Jawa dan Luar Jawa, sebaran untuk tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden, yaitu sebanyak 70,1 persen responden dari luar Jawa dan 61,4 persen responden dari Pulau Jawa.

Kemudian, untuk kategori desa-kota, 70,2 persen responden yang memilih puas terhadap kinerja Presiden tinggal di daerah pedesaan, sementara 61,4 persen responden yang puas terhadap kinerja Presiden tinggal di area perkotaan.

Sementara itu, jika dilihat sebarannya dari tingkat kesejahteraan responden, mereka yang berada di kategori lower class menjadi yang paling banyak mengaku puas terhadap kinerja Presiden Prabowo, yaitu 75,3 persen, diikuti oleh kategori lower middle 64,1 persen, middle-middle 61 persen, upper middle 35,5 persen, dan terakhir upper class 25 persen.

Dari tingkat pendidikan, 79,3 persen responden yang memilih puas terhadap kinerja Presiden tidak tamat SD/tidak sekolah, sementara itu yang tamat SD 74,9 persen, tamat SMP 64,3 persen, tamat SMU/SMK 62,4 persen, dan tamat perguruan tinggi 43,2 persen.

PPI menelusuri lebih jauh sebaran tingkat kepuasan terhadap kinerja Presiden dari kategori profesi dan pilihan politik para responden.

Dari kategori profesi, 76,3 persen responden yang memilih puas terhadap kinerja Presiden merupakan petani, kemudian 75 persen PNS, 75 persen pengurus RT/RW/aparat desa, 69,4 persen ibu rumah tangga, 62,5 persen ojek/driver online, 61,3 persen pensiunan, 59,8 persen buruh kasar/serabutan, 58,6 persen karyawan swasta, 55,7 persen wiraswasta/pedagang, 50 persen guru sekolah (SD, SMP, SMA), 50 persen nelayan, 48,6 persen masih sekolah/kuliah, dan 33 persen profesional (dokter, pengacara, dan lain-lain).

Kemudian, sebaran dari pilihan politik responden, mereka yang menyatakan puas terhadap kinerja Presiden, 73,4 persen-nya merupakan pemilih pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming saat Pilpres 2024, diikuti 58,1 persen responden merupakan pemilih pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud Md, dan 45,3 persen responden merupakan pemilih pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar.

Survei Nasional PPI yang secara khusus menyoroti 2 tahun pemerintahan Presiden Prabowo dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming digelar melalui metode interview/wawancara tatap muka sebanyak 1.200 responden pada periode 26 September 2026—6 Oktober 2026.

Responden yang dipilih merupakan penduduk berusia minimal 17 tahun atau sudah menikah, dan mereka tersebar di 38 provinsi, 116 kabupaten/kota, kemudian 120 kecamatan dan 120 desa/kelurahan.

Tingkat kepercayaan terhadap hasil survei 95 persen dengan margin error sebesar 2,83 persen.

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.