Senin, 21 September 2026 - 13:30 WIB

Jakarta, VIVA – Polri menyiapkan pengawalan melekat terhadap delapan tim nasional (Timnas) negara peserta FIFA ASEAN Cup 2026 selama berlaga di Indonesia.

Baca Juga

Pengamanan dilakukan sejak para pemain dan ofisial tiba di bandara hingga kembali ke tempat penginapan setelah pertandingan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Delapan negara yang akan bertanding dalam kompetisi tersebut yakni Indonesia, Bangladesh, Malaysia, Singapura, Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Baca Juga

Waastamaops Kapolri, Inspektur Jenderal Polisi Laksana mengatakan pengamanan melekat dilakukan untuk memastikan seluruh pemain dan ofisial aman selama berada di Indonesia.

“Akomodasi dari kedatangan di bandara sampai di akomodasi, tempat latihan, dan pertandingan, setelah pertandingan mereka pulang ke akomodasi, itu terus akan diamankan oleh Kepolisian Republik Indonesia,” ujarnya, Senin, 21 September 2026.

Baca Juga

Menurut Laksana, pengawalan menjadi penting karena para tim peserta akan tersebar di sejumlah lokasi. Selain tempat penginapan dan latihan, pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026 juga digelar di dua stadion, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

“Kita harus melakukan sampai pastikan pemain, official aman tidak diganggu apapun. Ya, tidak diganggu apapun,” tuturnya.

Laksana kemudian meminta personel Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat yang terlibat dalam pengamanan untuk memetakan seluruh lokasi yang menjadi titik aktivitas para tim peserta.

Pemetaan dilakukan mulai dari area penginapan, tempat latihan, stadion hingga jalur yang akan dilalui pemain dan ofisial. Mobilitas tersebut juga dinilai berpotensi menimbulkan kerumunan masyarakat.

“Kita harus mem-mapping benar, jangan salah prediksi, jangan salah melakukan tindakan, dan harus tepat melakukan tindakan-tindakan tersebut,” kata dia.

Selain pengamanan personel, rekayasa lalu lintas juga disiapkan untuk mengatur pergerakan tim dari tempat menginap menuju stadion hingga kembali ke penginapan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Rekayasa lalu lintas kita sudah lakukan. Nanti bagaimana mereka bergerak dari tempat mereka menginap sampai stadion, bertanding, dan pulang, ini akan dilakukan rekayasa lalu lintas supaya tidak menimbulkan kemacetan,” tuturnya.

Untuk mendukung pengamanan tersebut, Polri telah menggelar Apel Pasukan Operasi Garuda Bhakti 2026 di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin, 21 September 2026.

Halaman Selanjutnya

Total 5.641 personel dikerahkan dalam operasi tersebut. Mereka terdiri dari 102 personel pimpinan dan staf, 3.834 personel di wilayah Polda Metro Jaya, serta 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat.