Zainal Hasan

| 12 Agustus 2026, 16:32 WIB

Tak Pukul Rata, Shin Tae-yong Sesuaikan Menu Latihan Persija dengan Fisik Individu Pemain

Skuad Persija Jakarta saat mengikuti pemusatan latihan di Thailand, Rabu (12/8/2026). PERSIJA JAKARTA

AKURAT.CO, Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tidak ingin menerapkan program latihan fisik yang sama kepada seluruh pemain selama pemusatan latihan di Thailand. Shin Tae-yong mengatakan kondisi setiap pemain terlebih dahulu harus diketahui sebelum menentukan menu latihan. 

Karena itu, tim pelatih melakukan pengukuran fisik secara menyeluruh terhadap skuad Persija. Pengukuran tersebut mencakup sejumlah aspek penting yang berkaitan dengan kesiapan fisik pemain. Hasilnya kemudian menjadi dasar bagi tim pelatih dalam menyusun program latihan.

"Kami sudah melakukan pengukuran kondisi fisik pemain, termasuk pengukuran kekuatan, massa otot, dan kadar lemak tubuh," kata Shin Tae-yong melalui keterangan resmi Persija, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, data tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi masing-masing pemain. Dengan begitu, tim pelatih dapat mengetahui kebutuhan yang harus diberikan kepada setiap anggota skuad.

"Jadi, kami sudah mengetahui materi latihan yang harus diberikan kepada masing-masing pemain," ujarnya.

https://akurat.co/bola/881474/shin-tae-yong-masih-fokus-gembleng-taktik-dasar-dan-fisik-persija-di-tc-thailand

Shin Tae-yong kemudian memastikan program latihan tidak akan diberikan secara seragam. Intensitas dan jenis latihan bakal disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan individu pemain.

"Program latihan akan dibuat berbeda untuk setiap pemain sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya," tutur mantan Pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Pendekatan tersebut dilakukan agar peningkatan fisik pemain dapat berlangsung secara maksimal tanpa memberikan beban yang berlebihan. Persija tetap membutuhkan kondisi fisik yang prima untuk menghadapi rangkaian pertandingan musim depan.

Selain latihan penguatan pada pagi hari, Persija juga menjalani latihan taktik pada sore hari. Pola dua kali latihan dalam sehari diterapkan selama tim berada di Thailand.

Dengan adanya pengukuran fisik sebelum program dijalankan, Shin Tae-yong memiliki parameter yang lebih jelas untuk menentukan perkembangan pemain. Evaluasi kondisi fisik pun dapat dilakukan berdasarkan data, bukan hanya pengamatan di lapangan.

Shin Tae-yong berharap pendekatan tersebut membuat setiap pemain mendapatkan program yang sesuai dengan kebutuhannya. Pada akhirnya, kondisi fisik yang lebih optimal diharapkan dapat membantu Persija tampil lebih konsisten ketika kompetisi resmi bergulir.