Tiga malam hanyut di laut akibat kabut tebal, nelayan Malteng ditemukan selamat - ANTARA News Ambon, Maluku
Ambon (ANTARA) - Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Ambon, Maluku menyebutkan seorang nelayan di Kabupaten Maluku Tengah atas nama Usman Bugal (50) dilaporkan hilang kontak selama tiga malam saat melaut sendirian di perairan Malteng akibat terjebak kabut tebal.
"Korban ditemukan dalam keadaan selamat oleh kru kapal Pesiar White Manta yang sedang berlabuh di perairan Pulau Manuk (Malteng) atau sekitar 67 mil laut dari lokasi kejadian awal," kata Koordinator Pos SAR Banda Ezau Risamasu dalam rilisnya yang diterima di Ambon, Jumat.
Saat hanyut, korban tetap beristirahat di dalam perahunya selama tiga hari tiga malam sampai tiba di Perairan Pulau Manuk dan diselamatkan oleh Kapal Pesiar White Manta yang sedang berlabuh di situ karena sedang melakukan kegiatan diving bersama tamu-tamu mereka.
Menurut dia, korban ditemukan selamat setelah tim SAR gabungan melakukan operasi pencarian selama dua hari atas informasi pihak keluarga yang meminta bantuan SAR karena hilang kontak sejak melaut di sekitar perairan Pulau Run, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah.
Awalnya pada Rabu, (14/10) sekitar pukul 08.20 WIT, keluarga korban atas nama Fauzi Badilla mendatangi Kantor Pos SAR Banda untuk melaporkan kondisi membahayakan jiwa manusia terhadap anggota keluarganya.
Dalam keterangan disampaikan, korban pergi melaut sejak Selasa, (13/10) berangkat dari Pulau Banda Besar sekitar pukul 04.00 WIT dini hari menggunakan perahu katinting menuju spot mancing di sekitar Perairan Pulau Run dan belum juga kembali.
"Fauzi menjelaskan kalau aksi pencarian korban pun sudah dilaksanakan oleh seorang warga Pulau Run bernama Udin di sekitar perairan pulau tersebut namun hingga malam hari belum berhasil menemukan tanda-tanda keberadaan korban" ucapnya.
Operasi SAR hari pertama belum membuahkan hasil dan dilanjutkan pada hari kedua dimana Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Basarnas, Polair Banda, TNI AL, Koramil Banda, Polsek Banda, serta masyarakat kembali dikerahkan dalam pencarian korban.
Tim SAR Gabungan dikerahkan menuju beberapa titik koordinat pada SAR MAPS guna melaksanakan pencarian korban.
"Sekitar pukul 09.35 WIT, tim menerima informasi kalau korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat oleh Kapal Pesiar White Manta di Perairan Pulau Manuk, Kabupaten Maluku Tengah dengan jarak kurang lebih 67 mil laut dari lokasi kejadian awal," tandasnya.
Dengan membawa BBM cadangan cukup banyak, dan jarak yang jauh, Rigit Inflatable Boat Pos SAR Banda dikerahkan menuju Perairan Pulau Manuk dengan harapan tiba tepat waktu sebelum malam untuk evakuasi korban.
Pukul 16.43 wit, Tim SAR Gabungan berhasil tiba di Pulau Manuk selanjutnya korban dievakuasi dari atas Kapal White Manta menuju RIB dan dibawa kembali ke Pulau Banda. Sekitar pukul 22.50 wit, Tim SAR Gabungan berhasil tiba dengan selamat di Pulau Banda selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga.
Pewarta: Daniel Leonard
Editor : Luqman Hakim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.